Kukar – Tari Jepen menjadi salah satu kesenian Kutai yang patut dilestarikan. Pemkab Kukar pun berupaya mengenalkan dan memasyarakatkan kesenian ini ke masyarakat. Mulai dari aneka perlombaan hingga memasukkannya ke kegiatan sehari-hari. Seperti gerakan olahraga.
Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah mengapresiasi senam versi Jepen yang dilakukan oleh seluruh staf Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar, pada September lalu. Edi juga ingin kedepannya ada perlombaan senam kreasi tari Jepen. Dengan begitu banyak orang yang makin mengenal tari jepen. Bupati Kukar Edi Damansyah mengatakan saat ini senam zumba selalu dilakukan dengan musik barat atau indo modern.
“Tentu ke depan event zumba kreasi Jepen secepatnya bisa dilaksanakan dan kita akan terus mensupport kegiatan olahraga seperti ini. Dengan harapan kita bisa melestarikan seni budaya di Kukar dan dengan kegiatan seperti ini masyarakat Kukar hidup sehat dan bugar,” ujarnya baru-baru ini.
Selain itu, lomba tari jepen pada Festival Kota Raja (FKR) ke-11 dalam rangka memeriahkan HUT Kota Tenggarong ke-241 tahun 2023 juga turut digelar. Dalam festival itu para anggota PKK dari berbagai kecamatan membawa tari Jepen dengan berbagai cerita.
Ketua PKK Kukar Maslianawati mengatakan kegiatan lomba Tari Jepen kreasi sebagai wujud nyata pemda bersama PKK Kabupaten Kukar dalam melestarikan seni dan budaya melayu di kabupaten Kukar.
“Kegiatan ini sangat baik sebagai bentuk pelestarian seni budaya di Kukar dan menunjukan potensi maupun eksistensi seni budaya melayu di Kukar,” kata dia. (Advertorial)








