TENGGARONG- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Kartanegara mendukung pelestarian Tari Jepen. Ini disampaikan kepada awak media pada Jumat, 6 Oktober 2023.
Tari Jepen merupakan tari tradisional yang dilungsurkan kepada masyarakat daerah Kutai Kartanegara. Berasal dari kawasan pesisir sungai mahakam, tarian ini memiliki corak kebudayaan Melayu dan juga beberapa adat ketimuran.
Tari tradisional ini, menjadi salah satu bentuk adat Melayu-Islam yang dinamis, energik, aktraktif sekaligus bersahaja. Nuansa Melayu sangat kental terasa dari tari tradisional ini, mulai dari gerakan, kostum hingga tata rias yang digunakan.
Dalam perkembangannya Jepen saat ini sedang digaungkan pemerintah daerah untuk dipadupadankan dengan gerakan senam.
Senam Jepen ini sendiri merupakan inovasi Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kukar dalam melestarikan budaya lokal di masa modern.
Menyikapi hal positif ini, Ketua DPRD Kutai Kartanegara, Abdul Rasid mendukung agar tarian jepen bisa terus dilestarikan oleh semua kalangan bahkan sejak bangku sekolah dasar.
“Kita terus berupaya melestarikan seni budaya yang ada di Kutai Kartanegara termasuk seni jepen. Bagaimana jepen ini bisa bermasyarakat di Kutai Kartanegara,” kata Rasid.
Ia berharap, agar anak-anak sekolah mulai mengenal budaya teramasuk tarian ini. Sebab itu, tari jepen harus dilestarikan, baik melalui lembaga formal maupun sanggar seni yang ada di Kutai Kartanegara.
“Mudahan kalau memang itu bisa digaungkan maka ini bisa menjaga nilai budaya khususnya tari jepen yang ada di Kukar, terutama di sekolah penting sekali itu,” harap Politikus Golkar ini.
Rasid menegaskan, pelestarian Tari Jepen bisa digaungkan oleh sejumlah Organisasi Perangkat Daerah. Tidak hanya Dispora Kukar, tapi juga Disdikbud Kutai Kartanegara.
“Maka itu, guru olahraga atau para penggiat dan pecinta seni yang ada di sekolah bisa dilibatkan untuk bagaimana jepen bisa semakin bermasyarakat,” tandas Rasid. (*)








