Samarinda- Selain menampilkan berbagai jenis tarian lokal dan paparan potensi wisata, Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur (Dispar Kaltim) juga mengenalkan 148 ‘Calender of Event’ (CoE) 2024 pada Festival Indonesia Kreatif Nusantara (IKN) Yogyakarta, yang berlangsung di Benteng Vredeburg, Sabtu (4/11/2023).
“Kita ingin mempromosikan Kaltim sebagai destinasi wisata yang kaya akan budaya, alam, dan kreativitas,” jelas Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Dispar Kaltim, Awang Khalik.
Awang Khalik menjelaskan bahwa, CoE mencakup berbagai kegiatan dari tingkat provinsi, kabupaten, hingga kota di Kaltim. CoE meliputi kegiatan sepanjang Januari hingga Desember 2024 di seluruh wilayah Kaltim.
Awang menyebutkan, CoE ini melibatkan 17 subsektor ekonomi kreatif, termasuk musik, kuliner, kriya, seni pertunjukan, aplikasi, dan banyak lagi.
“Kita ingin menunjukkan bahwa Kaltim tidak hanya memiliki sumber daya alam yang melimpah, tetapi juga memiliki potensi ekonomi kreatif yang luar biasa. Kita ingin mengembangkan ekonomi kreatif sebagai salah satu pilar pembangunan di Kaltim,” katanya.
Festival IKN Yogyakarta, menurut Awang Khalik, merupakan ajang yang tepat untuk meluncurkan CoE Kaltim 2024, karena Jogja merupakan kota budaya yang juga banyak dikunjungi oleh wisatawan mancanegara dan nusantara.
“Di Festival itu, kita bagikan pamflet dan memamerkan produk-produk kreatif dari Kaltim, seperti batik, anyaman, kerajinan kayu, dan lain-lain.
Ia berharap, melalui beberapa tampilan yang dilakukan dalam festival itu, dapat meningkatkan daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke Provinsi Kaltim dan menikmati keindahan wisata yang ada.
“Yang kita harapkan dengan adanya CoE ini, bisa meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kaltim, dan juga mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di daerah kita,” terangnya. (Iswanto/Adv).








