Tekan Angka Pengangguran 2024, Distransnaker Ajukan Rp 11 M Dana Diklat

TENGGARONG – Pengangguran dan kemiskinan masih menjadi pekerjaan rumah di Kukar. Selain rutin menggelar Job Fair, Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker), Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), juga rutin menggelar diklat melalui program “Kukar Siap Kerja” setiap tahunya.

 

Dimana dalam program tersebut, Distransnaker rutin melaksanakan diklat, dari operator DT, perbengkelan, mekanik alat berat, welder, basic operator, operator dump truck, hingga yang terbaru diklat gada pratama yang setiap tahunya mampu menyerap tenaga kerja di angka 1200 orang lebih.

 

“Program Kukar Siap Kerja, ini memang terus kami gencarkan. Karena memang tak dipungkiri setiap tahunya angka pencari kerja (Pencaker, Red) terus terjadi penambahan,” ucap Kepala Bidang Pembinaan, Pemberdayaan, Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (P3K), Distransnaker, Syarifah Rosita.

 

Lanjut Syarifah sapaan akrab dari Syarifah Rosita, di 2024 sendiri pihaknya sudah melakukan perencanaan. Dimana selain menggelar Job Fair pihaknya akan meningkat program diklat Kukar Siap Kerja, dengan mengajukan anggaran sebesar 11 Miliar.

 

“Untuk data Pencaker di 2023 ini, masih kami lakukan pendataan, yang pasti kalau jumlah kasar berada di kisaran belasan ribu orang. Oleh sebab itu di 2024 untuk meminimalisir Pencaker kami kembali meningkatkan program Diklat dengan mengajukan anggaran sebesar 11 M,” paparnya.

 

“Dalam perencanaan tersebut kami berencana menambah kuota peserta Diklat. Pasalnya pengalaman kami, dalam open seleksi pendaftar itu menyentuh angka ribuan sementara kuota yang tersedia baru di angka 100-200 saja,” sambung Syarifah.

 

Dan untuk diketahui dari data yang ada di 2022 lalu, yang diterbitkan BPS Kukar 2022, jumlah pengangguran tembus di 20.400 orang atau 5,7 persen dari jumlah penduduk Kukar yang mencapai sekitar 729.000 orang. (*/rm6)

 

 

Bagikan:

Pos terkait