Saat Ratusan Dokter Kota Tepian Berkumpul, Membagi Kisah Perjuangan Merintis Layanan Kesehatan di Samarinda

RATUSAN dokter berkumpul. Baik yang junior maupun senior. Mereka adalah bagian dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Samarinda yang sedang merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73. Pada Minggu (12/10/2023) di halaman parkir RSUD Abdul Wahab Sjahranie itu, mereka bersiap menggelar Jejak Sehat. Ada sekitar 150 peserta yang turut serta.

 

Pada acara ini, dokter-dokter senior berbagi kisah nostalgia tentang pembangunan sektor kesehatan zaman dulu. Dengan pertukaran cerita dari generasi pertama, kedua, hingga sekarang. 

 

“Tujuannya memang untuk mengumpulkan para dokter, membangun kembali hubungan silaturahmi, serta menciptakan forum yang memungkinkan mereka saling mengenal dan berbagi kisah juga pengalaman,” ucap Ketua Panitia Pelaksana Andi Satya Adi Saputra.

 

Momentum ini diharapkan Andi Satya, dapat menghidupkan kembali semangat dan rasa kebersamaan antara dokter-dokter di Kota Samarinda. Selain itu, juga membuat junior mengenali senior-senior mereka. Yakni para perintis kesehatan di Kota Tepian.

 

“Intinya kita ingin IDI kembali menjadi rumah besar bagi dokter. Mudah-mudahan semua dokter di Samarinda tetap kompak dan juga semakin bersatu. Rumah besar kita adalah IDI, jangan sampai ada yang kesana kemari,” tegasnya.

 

Sementara itu, Andriansyah selaku Ketua IDI Samarinda, mengungkapkan bahwa saat ini jumlah dokter di Kota Tepian mencapai 992 orang. Terdiri dari 2/3 dokter umum dan 1/3 dokter spesialis.

 

“Ada banyak sekali dokter di sini, hanya saja yang jadi masalahnya itu, saking banyaknya dokter kadang-kadang enggak semua saling kenal. Nah melalui ajang-ajang seperti ini, kita bisa saling kenal,” jelasnya.

 

Setelah acara puncak pada hari ini, tujuan IDI Kota Samarinda ke depannya adalah menjaga kesatuan, meningkatkan kualitas pelayanan, dan memperkuat silaturahmi antar dokter.

 

“Kedepannya kita ingin dokter di Samarinda juga lebih dekat dengan masyarakat. Kalau silaturahmi baik, umurnya semakin panjang juga kan, saling membawa keberkahan,” paparnya.

 

Di tempat yang sama, Dr. Hj Padilah Mante Runa, Ketua IDI Wilayah Kaltim, menyambut positif keberhasilan acara Jejak Sehat ini. Menurutnya, kehadiran senior dan junior di satu tempat ini mencerminkan kesatuan IDI Samarinda sebagai paguyuban dan rumah bagi para dokter. 

 

Ditegaskan Mantan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kaltim ini, IDI se-Indonesia akan semakin bersatu, kompak dan eksis ke depannya. Harapannya, kehadiran IDI bisa membawa keberkahan melalui silaturahmi yang kuat.

 

“IDI akan terus memberikan dorongan positif untuk menjaga nilai-nilai luhur profesi medis serta meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” katanya. (redaksi)

Bagikan:

Pos terkait