Kukar – Pemkab Kukar juga memberikan perhatian pada permasalahan lingkungan. Salah satunya adalah bagaimana mengelola permasalahan sampah. Sebab, permasalahan sampah bukan lagi hanya sekedar kebersihan dan lingkungan saja, akan tetapi sudah menjadi masalah sosial yang mampu menimbulkan konflik.
Apalagi bagi wilayah yang tidak memiliki pengelolaan sampah yang baik. Pengelolaan persampahan telah mengalami perubahan paradigma semula pengelolaan sampah dilakukan dengan cara kumpul, angkut dan buang, menjadi kumpul, pilah dan olah dengan pendekatan yang konferensif dari hulu, sejak sebelum sampah dihasilkan suatu produk yang berpotensi menjadi sampah, sampai hilir agar memberikan manfaat secara ekonomi, sehat bagi masyarakat, dan aman bagi lingkungan, serta dapat mengubah perilaku masyarakat. Maka dari itu, Pemkab Kukar fokus pada Program Kukar Peduli Lingkungan.
“Program Kukar Peduli Lingkungan merupakan Program Dedikasi Kukar Idaman yang ditujukan untuk membangun sistem pengelolaan lingkungan dengan menitikberatkan pada penguatan pengawasan, penyediaan sarana dan prasarana pengelolaan persampahan,” ujarnya.
Sedangkan Program Desa Ramah Lingkungan tambah bupati Edi Damansyah merupakan yang ditujukan untuk memperkuat pelestarian lingkungan pada desa/kelurahan dengan memberikan insentif bagi desa/kelurahan/RT yang menumbuhkan kebersamaan dalam pengelolaan pembangunan berbasis pelestarian lingkungan. (Adv/Diskominfo Kukar)








