Bupati Kutai Kartanegara, Edi Damansyah, menegaskan komitmennya untuk menjadikan Kutai Kartanegara sebagai sentra pangan di Kalimantan Timur. Dalam tiga tahun terakhir, ia fokus pada pengembangan sektor pertanian dengan meletakkan dasar yang kuat untuk ketahanan pangan, seperti yang terlihat dari kontribusi besar Kutai Kartanegara dalam penyediaan beras dan ikan.
Edi menjelaskan bahwa sekitar 42 persen kebutuhan beras Kalimantan Timur dipenuhi dari wilayahnya. Sektor perikanan, kontribusi Kukar juga cukup besar. Baik ikan air tawar maupun ikan air laut. Meskipun sudah memiliki kekuatan dalam produk pangan utama, Edi menambahkan bahwa pihaknya terus berusaha untuk mengatasi kekurangan dalam pasokan daging ayam dan telur melalui program pendampingan peternak.
Selain itu, Edi juga menekankan pentingnya adaptasi pasar dalam sektor pertanian. Ia mengajak petani dan kelompok tani untuk memahami tren pasar.
“Dan mengoptimalkan pola tanam sesuai dengan kebutuhan konsumen, seperti yang telah dilakukan dengan tanaman terong dan jagung menjelang tahun baru,” kata dia.
Program regenerasi petani muda juga menjadi perhatian serius Edi. Dalam dua tahun terakhir, lebih dari 500 petani milenial telah dilatih untuk meningkatkan keterampilan mereka dalam pertanian, dengan dukungan program pelatihan dan pendidikan yang terus diperluas.
Dengan berbagai langkah ini, Edi optimis bahwa Kutai Kartanegara akan semakin maju sebagai pusat pangan yang mandiri dan berkelanjutan di masa depan. (Nur Fadillah Indah/Mediaetam.com)








