Lampion Warna-Warni Sambut Ramadan di Jalan Ruwan, Tenggarong

Konsep lampu warna warni yang bernama "KAMPUNG RAMADAN" menerangi Jalan Ruwan RT 2 dan 3 Kelurahan Timbau (Dilla)
Konsep lampu warna warni yang bernama "KAMPUNG RAMADAN" menerangi Jalan Ruwan RT 2 dan 3 Kelurahan Timbau (Dilla)

TENGGARONG – Hampir terhitung sebentar lagi kaum muslimin memasuki bulan suci ramadan yang pernuh berkah di Indonesia, salah satunya Masyarakat Kukar Jalan Ruwan, RT 2 dan 3 Kelurahan Timbau dalam menciptakan area mereka selama ramadan dengan suasana yang menarik dan berwarna.

Salah satunya, yaitu pembuatan dan pemasangan lampu Kain atau lampion yang digantung di sepanjang Gang Mereka sepanjang 500 Meter untuk menciptakan suasana ramadan yang penuh semangat.

Saat ditemui pihak mediaetam.com Ketua RT 3 Kelurahan Timbau, Faidil mengatakan bahwa kegiatan ini sebenarnya sudah berjalan selama 5 sampai 6 tahun terakhir dan kegiatan ini juga gabung bersama RT 2 yang berada di dalam Jalan Ruwan.

“Kami ingin membuat warga senang dan meramaikan Ramadan yang di mana awalnya kegiatan ini dimulai dari ujung langgar yang bertemu dengan langgar lainnya,” ujarnya.

Konsep lampu warna warni yang bernama "KAMPUNG RAMADAN" menerangi Jalan Ruwan RT 2 dan 3 Kelurahan Timbau (Dilla)
Konsep lampu warna warni yang bernama “KAMPUNG RAMADAN” menerangi Jalan Ruwan RT 2 dan 3 Kelurahan Timbau (Dilla)

Dia juga mengatakan bahwa inisiasi serta konsep dan pembuatan adalah hasil dari gotong royong bersama warga RT 2 dan RT 3.

“Ide ini berasal dari warga, yang juga berkontribusi membawa bahan-bahan, seperti kain, pipa paralon, hingga barang-barang bekas yang di olah kembali dan semua biaya kegiatan ini di biayai secara swadaya dan terkumpul hingga Rp 10 juta,” ungkapnya.

Setiap tahun, konsep yang dihadirkan selalu berbeda, beberapa warga juga memanfaatkan bulan puasa untuk berjualan nantinya di depan rumah mereka masing-masing agar lebih meriah suasana dan ramai di Jalan Ruwan.

Tahun ini, Kampung Ramadan semakin dikenal setelah banyaknya postingan di media sosial yang mendapatkan respons positif dari masyarakat Kukar.

Sebagai wujud semangat bersama mereka menambah konsep baru dengan menghias lampu-lampu yang lebih kreatif dan unik, seperti lampu dengan kain warna-warni yang menyerupai lentera yang di tambahkan menggunakan toples daur ulang dan mangkuk plastik yang sudah tak terpakai.

“Kalau dari atas menggunakan kamera drone kami susun lampu itu membentuk huruf bertuliskan “KAMPUNG RAMADHAN” dari atas saat pada malam hsri terlihat jelas,” timpalnya.

Untuk mendukung kegiatan ini, sumber daya listrik di perkuat dengan tambahan daya, berkat dukungan yang diperoleh setelah mengikuti lomba di tahun 2022.

Persiapan untuk acara ini memakan waktu lebih dari sebulan, di mulai dengan pemotongan pipa dan pengeleman kain warna-warni, pemasangan serta mengganti kabel lampu yang ada sebagian putus dan segera di ganti.

Faidil berharap tahun depan bisa lebih meriah dengan target 1.000 lampu yang dipasang.

“Tahun lalu kami berhasil memasang lampu hingga mencapai 500 meter dengan total 800 lampu terpasang di Jalan Ruwan, semoga tahun depan bisa lebih besar lagi,” pungkasnya.

Nur Fadillah Indah/mediaetam.com

Bagikan:

Pos terkait