Tenggarong – Perumda Air Minum Tirta Mahakam kembali menunjukkan kontribusinya terhadap pembangunan daerah dengan menyerahkan dividen senilai Rp 500 juta kepada Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar). Penyerahan dividen ini menjadi salah satu bukti nyata keberhasilan transformasi yang dilakukan perusahaan dalam beberapa tahun terakhir.
Penyerahan secara simbolis dilakukan dalam momentum Halal Bihalal Keluarga Besar Perumda Air Minum Tirta Mahakam yang digelar pada Rabu (9/4/2025). Di hadapan jajaran manajemen dan pemangku kepentingan, Asisten II Setkab Kukar Ahyani Fadianur menyampaikan apresiasi Bupati Edi Damansyah atas capaian perusahaan daerah ini.
“Dividen ini bukan sekadar angka, tetapi hasil kerja keras dan transformasi yang konsisten. Perumda Air Minum Tirta Mahakam berhasil melakukan berbagai perubahan strategis yang berdampak langsung bagi masyarakat,” ungkap Ahyani.
Cakupan Layanan Air Terus Meningkat
Tak hanya kontribusi dalam bentuk dividen, Perumda Air Minum Tirta Mahakam juga mencatatkan kemajuan signifikan dalam hal cakupan layanan. Hingga akhir 2024, layanan air bersih telah menjangkau 76,5% wilayah Kukar, mencakup 20 kecamatan, 193 desa, dan 44 kelurahan.
Peningkatan ini tidak lepas dari upaya berkelanjutan dalam pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), optimalisasi teknologi, serta penurunan tingkat kehilangan air. Target ambisius pun telah ditetapkan: seluruh masyarakat Kukar harus mendapatkan akses air bersih pada akhir tahun 2026 sesuai RPJMD 2021–2026.
“Kami optimistis bisa menuntaskan sisanya dalam dua tahun ke depan. Kolaborasi dan dukungan dari semua pihak sangat menentukan keberhasilan ini,” ujar Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Mahakam, Suparno.
Kerja Sama Strategis dan Inovasi Teknologi
Dalam mendukung percepatan layanan, Perumda Air Minum Tirta Mahakam tengah menyiapkan kerja sama dengan perusahaan swasta, PT Tiara Cipta Nirwana. Kolaborasi ini akan mengusung teknologi membran untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas air yang didistribusikan.
Proyek ini direncanakan melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), yang saat ini tengah menunggu satu tahap akhir dari proses reviu oleh Kejaksaan Negeri Kukar setelah sebelumnya dinyatakan lengkap oleh BPKP.
“Langkah ini adalah bagian dari strategi jangka panjang kami untuk menjamin keberlanjutan layanan air minum di Kukar,” tambah Suparno.
Aspirasi Masyarakat Direspons, Pelayanan Semakin Dekat
Transformasi Perumda Air Minum Tirta Mahakam tak lepas dari masukan masyarakat. Aspirasi yang disampaikan melalui berbagai forum pelanggan telah ditindaklanjuti secara menyeluruh oleh manajemen. Pendekatan partisipatif ini menjadikan pelanggan sebagai mitra utama dalam perbaikan layanan.
“Kami percaya, pelayanan yang baik harus menyentuh hati. Kepercayaan masyarakat adalah aset utama yang wajib kami jaga,” tegas Suparno.
Dengan semangat perubahan dan kemitraan, Perumda Air Minum Tirta Mahakam terus berkomitmen mendukung misi Pemkab Kukar dalam mewujudkan pelayanan air bersih yang merata dan berkelanjutan.








