Pemkab Kukar Terbitkan 4 Instruksi Keselamatan Lebaran 1447 H, Ini Isinya

Ilustrasi mudik lebaran 2026. (IST)

TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) bergerak cepat memastikan keselamatan warganya yang akan melaksanakan tradisi mudik lebaran. Melalui surat edaran resmi bernomor B-715/BPBD/300.2.1/03/2026, Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, menginstruksikan langkah-langkah kesiapsiagaan menghadapi arus mudik dan balik.

Imbauan ini ditujukan kepada seluruh camat, lurah, kepala desa, kelompok relawan, hingga masyarakat umum guna mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi serta kecelakaan transportasi.

Bacaan Lainnya

Bagi warga yang berencana meninggalkan rumah dalam keadaan kosong, Sekda menekankan pentingnya pemeriksaan keamanan ganda untuk menghindari risiko kebakaran dan pencurian.

“Pastikan kompor gas telah dilepas dan aliran listrik yang tidak perlu dipadamkan. Jangan lupa kunci pintu serta jendela dengan rapat sebelum berangkat mudik,” ujar Sunggono, Kamis (19/3/2026).

Hati-Hati di Area Rawan Bencana

Mengingat wilayah Kutai Kartanegara memiliki topografi yang didominasi perbukitan, para pemudik yang menggunakan jalur darat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi kawasan yang rawan longsor.

Sejumlah titik menjadi perhatian khusus karena berpotensi mengalami gangguan di musim hujan maupun saat lalu lintas mudik meningkat. Adapun wilayah yang perlu diwaspadai meliputi Kecamatan Loa Kulu, Kecamatan Loa Janan, Tenggarong Seberang, dan Muara Jawa.

“Pemudik disarankan selalu memantau prakiraan cuaca melalui aplikasi Info BMKG dan memperhatikan kondisi jalan yang dilewati,” tambahnya.

Bagi masyarakat yang menggunakan jasa transportasi air (kapal atau speedboat) di sepanjang Sungai Mahakam, standar keselamatan menjadi harga mati. Pengguna jasa wajib menggunakan Life Jacket dan operator dilarang keras mengangkut penumpang melebihi kapasitas (overload).

Di tingkat kewilayahan, Sekda meminta aparat Kecamatan hingga Desa dan kelompok relawan untuk proaktif berkoordinasi dengan Polri, TNI, dan BPBD. Pemantauan intensif akan dilakukan pada titik-titik keramaian dan area yang memiliki indeks risiko bencana tinggi.

Langkah preventif ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi seluruh warga Kukar sehingga momen Idulfitri 1447 H dapat dirayakan dengan penuh sukacita tanpa kendala berarti.

Laporan: Nur Fadillah Indah/mediaetam.com

Bagikan:

Pos terkait