Persiapan Matang, IKN akan Jadi Destinasi Wisata Terbesar di Kaltim pada Libur Lebaran 2026

Selain fasilitas mewah IKN yang akan jadi daya tarik utama, Otorita IKN juga menyiapkan banyak hal untuk memberi pengalaman berwisata di ibu kota yang lebih wah. (Foto: Humas IKN)

NUSANTARA — Momentum libur Lebaran 2026 diprediksi akan menjadikan Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai destinasi wisata terbesar di Kalimantan Timur. Antusiasme masyarakat yang terus meningkat dalam beberapa periode libur panjang sebelumnya menjadi dasar kuat bagi Otorita IKN untuk melakukan berbagai persiapan matang guna menyambut lonjakan pengunjung.

Pada momen libur Lebaran, libur sekolah, hingga Natal dan Tahun Baru sebelumnya, jumlah kunjungan ke kawasan IKN tercatat mencapai puluhan ribu hingga menembus angka 200 ribu orang dalam kurun waktu sekitar dua pekan. Melihat tren tersebut, kawasan inti pusat pemerintahan (KIPP) Nusantara kini disiapkan secara maksimal untuk menerima kunjungan massal.

Bacaan Lainnya

Akses Dibuka Lebar, Pengalaman Wisata Lengkap

Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, menegaskan bahwa keterbukaan akses bagi masyarakat merupakan bagian dari komitmen menghadirkan Nusantara sebagai kawasan inklusif yang dapat dinikmati publik.

“Dengan dibukanya akses secara fungsional Gerbang Tol menuju IKN, kami membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat untuk datang dan melihat langsung perkembangan Nusantara. Seeing is believing,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Media Etam, Kamis 19 Maret 2026.

Berbagai titik unggulan di kawasan KIPP telah disiapkan sebagai daya tarik utama, mulai dari Istana Negara, Plaza Seremoni, Titik Nol Nusantara, hingga ikon Patung Garuda. Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati kawasan Embung MBH, Bendungan Sepaku Semoi, Taman Kusuma Bangsa, hingga Masjid Negara IKN.

Kunjungan ke kawasan Istana Negara tetap dibuka secara terbatas dengan sejumlah ketentuan, seperti kewajiban mengenakan sepatu serta pakaian yang sopan.

Fasilitas Lengkap dan Modern Disiapkan

Untuk menunjang kenyamanan wisatawan, Otorita IKN menyediakan berbagai fasilitas modern, termasuk layanan shuttle bus bertenaga listrik yang menghubungkan titik-titik strategis di dalam kawasan. Langkah ini diharapkan mampu mengurangi kepadatan kendaraan pribadi sekaligus menjaga kelancaran mobilitas pengunjung.

Sejumlah kantong parkir juga disiapkan di berbagai lokasi strategis, seperti Bundaran Sumbu Barat, Rusun ASN, kawasan Plaza Yudikatif, hingga sekitar Masjid Negara IKN. Pengaturan parkir dilakukan secara bertahap dengan pengawasan petugas di lapangan.

Tak hanya itu, pengalaman wisata juga diperkaya dengan kehadiran sekitar 20 tenant UMKM yang menawarkan produk lokal, serta berbagai aktivitas menarik seperti permainan rakyat, spot foto busana adat, hingga pertunjukan musik langsung.

Layanan Pendukung dan Keamanan Ditingkatkan

Dari sisi layanan, fasilitas kesehatan, kebersihan, hingga keamanan disiagakan secara optimal. Rumah sakit di kawasan inti turut disiapkan untuk mengantisipasi kebutuhan medis pengunjung.

Otorita IKN juga menyediakan pemandu wisata di sejumlah titik, khususnya di Pusat Informasi Nusantara. Selain itu, pengunjung dapat memanfaatkan aplikasi IKNOW untuk mengakses informasi kawasan hingga fitur tombol darurat.

Masyarakat diimbau untuk mematuhi seluruh aturan yang berlaku selama berada di kawasan, termasuk larangan merokok di area tertentu, penggunaan pakaian yang pantas, serta larangan penggunaan drone tanpa izin resmi.

Dengan berbagai kesiapan tersebut, IKN tidak hanya menjadi simbol masa depan pemerintahan Indonesia, tetapi juga bertransformasi sebagai destinasi wisata raksasa yang menawarkan pengalaman unik bagi masyarakat selama libur Lebaran 2026.

Redaksi Media Etam

Bagikan:

Pos terkait