268 Jamaah Haji Kukar Resmi Dilepas, Bupati Minta Pendamping Bekerja Optimal Layani Para Tamu Allah

Bupati Kukar Aulia Rahman secara simbolik melepas kepergian jamaah haji asal Kukar. (Kukarpaper)

TENGGARONG – Sebanyak 268 jamaah haji asal Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) resmi dilepas keberangkatannya oleh Bupati Kukar dr. Aulia Rahman Basri dalam kegiatan Safari Subuh di Masjid Agung Sultan Adji Muhammad Sulaiman Tenggarong, Kamis (23/4).

Pelepasan ditandai dengan penyerahan bendera Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia kepada Ketua Kelompok Terbang (Kloter) jamaah haji Kukar, Akhmad Sofyan. Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Sunggono, Kepala Kemenhaj Norjali Achmad, Kepala Kemenag Ariyadi Fadhly Idris, Ketua MUI KH Abdul Hanan, serta para kepala OPD dan petugas haji.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Bupati Aulia menegaskan bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan panggilan spiritual dari Allah SWT yang penuh makna.

“Ibadah haji bukanlah sekadar perjalanan melintasi benua atau wisata religi biasa. Ini adalah jawaban atas panggilan Allah, sebuah perjalanan yang mempertemukan kerinduan terdalam seorang hamba dengan undangan langsung dari Sang Khalik,” ujarnya di laman resmi pemkab.

Ia juga menyebut keberangkatan para jamaah sebagai bentuk karunia istimewa dari Allah.

“Keberangkatan Bapak dan Ibu adalah bukti nyata kasih sayang-Nya. Tidak semua yang mampu secara harta atau sehat raganya mendapat kesempatan ini. Anda adalah hamba pilihan,” tambahnya.

Pemkab Kukar Fasilitasi Kebutuhan Jamaah

Tahun ini, jamaah haji Kukar berasal dari 20 kecamatan dan akan diberangkatkan dalam dua kloter, yakni Kloter 6 pada 4 Mei 2026 dan Kloter 15 pada 17 Mei 2026.

Pelaksanaan ibadah haji tahun ini juga mengacu pada Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025, yang bertujuan meningkatkan kualitas perlindungan dan pelayanan bagi jamaah.

Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Kabupaten Kukar memastikan seluruh kebutuhan transportasi dan konsumsi jamaah selama proses keberangkatan hingga pemulangan difasilitasi secara penuh.

“Kami ingin bapak dan ibu fokus beribadah dengan khusyuk tanpa terganggu kendala teknis,” tegas Aulia.

Pesan untuk Petugas dan Titipan Doa

Bupati Aulia juga berpesan kepada para petugas haji agar memberikan pelayanan maksimal kepada jamaah.

“Saya berpesan kepada petugas, layani mereka seolah kalian melayani orang tua kalian sendiri,” pesannya.

Selain itu, ia menitipkan doa kepada para jamaah agar mendoakan Kabupaten Kukar di tempat-tempat mustajab selama pelaksanaan ibadah haji.

“Mohon doakan agar daerah kita senantiasa dijaga oleh Allah, menjadi kabupaten yang lebih baik, masyarakatnya sejahtera, dan dijauhkan dari segala musibah,” ucapnya.

Ia pun menutup dengan doa dan harapan agar seluruh jamaah diberikan kelancaran serta kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur.

“Selamat jalan para tamu Allah, semoga menjadi haji yang mabrur, yang tidak ada balasan baginya kecuali surga,” pungkasnya.

Redaksi Media Etam

Bagikan:

Pos terkait