Angka Pelanggaran Lalu Lintas di Kukar Turun Tajam pada Tahun 2025

Pengaturan lalu lintas di malam hari, Jalan AP Mangkunegara. (Satlantas Kukar)

TENGGARONG – Operasi Zebra Mahakam 2025 yang berlangsung sejak 17-30 November lalu meninggalkan banyak catatan positif bagi Satuan Lalu Lintas Polres Kutai Kartanegara (Kukar). Selama hampir dua pekan, jajaran kepolisian bekerja secara intensif lewat kegiatan preemtif, preventif, hingga penegakan hukum demi menciptakan lalu lintas yang lebih aman dan tertib.

Kasatlantas Polres Kukar, AKP Ahmad Fandoli, menyebutkan operasi ini digelar berdasarkan berbagai instruksi resmi, dari Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 hingga STR Kapolri, Kapolda, dan Kapolres.

“Selama operasi, kami menurunkan 71 personel dari berbagai satuan tugas, semuanya bergerak terpadu bersama instansi terkait,” jelasnya.

Salah satu hasil yang paling menonjol ialah turunnya angka kecelakaan. Tahun ini hanya ada satu kasus kecelakaan dengan satu korban luka sedang dan tanpa korban meninggal. Angka ini menurun 50 persen dibanding tahun sebelumnya yang mencatat dua kasus. Meski kerugian material sedikit meningkat, AKP Fandoli menilai ada perbaikan signifikan dalam keselamatan pengguna jalan.

Kecelakaan yang terjadi pun memiliki pola yang hampir sama: tabrakan depan samping, melibatkan pengendara tanpa SIM, terjadi pada sore hari, serta berada di kawasan pemukiman. “Penyebab utamanya masih pelanggaran batas kecepatan,” tambahnya.

Penurunan juga terlihat pada jumlah pelanggaran lalu lintas. Total tilang berkurang hingga 59 persen, sementara teguran turun drastis 88 persen dibanding tahun 2024. Meski begitu, penegakan hukum tetap berjalan ketat melalui peningkatan penggunaan ETLE mobile, sejalan dengan kebijakan modernisasi pelayanan lalu lintas.

Intensifkan Program Edukasi

Di sisi lain, kegiatan edukasi justru meningkat tajam sepanjang operasi. Satlantas Kukar gencar turun ke sekolah, perusahaan, komunitas, hingga ruang publik untuk menyebarkan pesan keselamatan. Dibanding tahun lalu, penyuluhan bertambah 181 kegiatan, pemasangan imbauan naik 190 kegiatan, sambang komunitas naik 46 kegiatan, sosialisasi ke sekolah bertambah 40 kegiatan, dan ke perusahaan meningkat 30 kegiatan.

Tak hanya itu, kegiatan preventif seperti pengaturan, penjagaan, pengawalan, hingga patroli juga mengalami peningkatan. Bahkan beberapa kegiatan seperti ramp check dan pengecekan kendaraan di sekolah maupun perusahaan naik hingga 100 persen.

AKP Fandoli menegaskan, seluruh capaian ini tidak lepas dari kerja keras personel di lapangan dan dukungan masyarakat. Menurutnya, penurunan kecelakaan dan pelanggaran menunjukkan meningkatnya kesadaran pengguna jalan selama operasi berlangsung.

Operasi Zebra Mahakam 2025 sendiri tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga pada perubahan perilaku berlalu lintas melalui edukasi dan pembinaan. Satlantas Polres Kukar pun berkomitmen menjaga stabilitas Kamseltibcarlantas dan mempersiapkan masyarakat menuju agenda kepolisian berikutnya.

“Harapan kami, budaya tertib berlalu lintas semakin kuat, dan risiko kecelakaan terus ditekan demi keselamatan bersama,” tutup AKP Fandoli.

Penulis: Nur Fadillah Indah/mediaetam.com

Bagikan:

Pos terkait