Baharuddin Demmu Gelar Sosbang di Desa Ponoragan, Hadirkan Dua Dosen dari Universitas Mulawarman

Ketua Fraksi PAN dan Ketua Komisi I DPRD Kaltim Baharuddin Demmu, saat menggelar Sosbang di Desa Ponoragan, Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara, Sabtu, 21 Januari 2023.
Ketua Fraksi PAN dan Ketua Komisi I DPRD Kaltim Baharuddin Demmu, saat menggelar Sosbang di Desa Ponoragan, Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara, Sabtu, 21 Januari 2023. [Dok.Mediaetam.com]

Kutai Kartanegara – Ketua Fraksi PAN DPRD Kaltim sekaligus Ketua Komisi I DPRD Katlim Baharuddin Demmu menggelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan (Sosbang) di Desa Ponoragan, Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara, Sabtu, 21 Januari 2022.

Dua pemateri dihadirkan, yakni Prof. Dr. Esti Handayani Hardi, S.Pi., M.Si dan Dr. Haris Retno Susmiyati, S.H.,MH. Kemudian, Sri Hartini, SE selaku moderator.

Bacaan Lainnya

Sosbang dimulai dengan pemaparan Baharuddin Demmu tentang mengapa DPRD Kaltim menggelar Sosbang. Dia menjelaskan, agenda ini adalah upaya DPRD Kaltim untuk menyebarluaskan wawasan kebangsaan, yakni empat konsensus kebangsaan.

“Sosialisasi wawasan kebangsaan merupakan salah satu tanggung jawab DPRD Kaltim dalam rangka membangun landasan kehidupan bermasyarakt, berbangsa dan bernegara terdiri  dari landasan idelogi pancasila, konstitusi, persatuan dan kesatuan, dan semangat keberagaman sebagai modal sosial membangun kekuatan bangsa Indonesia dan pembangunan di daerah,” ungkap Baharuddin Demmu.

Baharuddin Demmu juga menegaskan, kemajemukan bangsa Indonesia harus dijaga dan dipelihara sebagai modal sosial dan sumber kekayaan bangsa.

Di Desa Ponoragan, mayoritas peserta Sosbang yang hadir ialah pembudidaya ikan. Dengan hadirnya Prof. Esti Handayani Hardi, ia memaparkan bagaimana implementasi wawasan kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

Termasuk dalam peran pembangunan ekonomi kerakyatan, dalam menjaga kondusifitas kehidupan sehari-hari masyarakat. Prof. Esti juga memaparkan tentang teknis pembudidayaan ikan, sebagai bekal untuk meningkatkan produktifitas masyarakat di Desa Ponoragan.

Sementara itu, Prof Haris Retno Susmiyati memaparkan makna wawasan kebangsaan, dan hubungannya bagi masyarakat yang majemuk, untuk menjaga nilai-nilai bangsa dengans semangat persatuan.

Di akhir acara, masyarakat aktif bertanya. Baik kepada kedua pemateri, dan juga kepada wakil rakyat Baharuddin Demmu.

Masyarakat juga bertanya tentang peran DPRD Kaltim dalam pembangunan di Desa Ponoragan. Hal tersebut kemudian dijawab oleh Baharuddin Demmu dengan menjelaskan tentang tugas pokok dan fungsi anggota DPRD Kaltim. (Adv)

Bagikan:

Pos terkait