Muara Badak — Seorang anak perempuan berusia 9 tahun yang duduk di bangku kelas 3 SD di Kecamatan Muara Badak, Kutai Kartanegara (Kukar), diduga menjadi korban penganiayaan oleh seorang pria dewasa yang merupakan tetangganya. Kejadian tersebut terjadi pada 7 April 2025 sekitar pukul 11.30 siang, saat korban sedang bermain bersama saudara dan temannya.
Menurut keterangan ayah korban, Rudi, insiden bermula ketika anak-anak bermain dan tanpa sengaja melempar sesuatu hingga mengenai dinding seng rumah tetangga lain. Hal itu memicu kemarahan pelaku, yang kemudian mengejar ketiga anak tersebut.
“ Anak-anak dikejar, lalu adanya kekerasan pada fisik anak saya dan pengancaman saat saya tanya ke anak saya” tuturnya.
Rudi menambahkan bahwa setelah kejadian, anaknya mengalami trauma berat. “Anak saya sekarang sering mimpi buruk, takut dengan orang dewasa karena merasa terancam,” katanya.
Secara fisik, korban juga mengalami luka-luka. “Kuping anak saya merah sekali, dan ada lebam-lebam di kakinya,” tambahnya.
Saat ini, proses hukum masih berjalan. Rudi menyayangkan bahwa meskipun laporan sudah dilakukan dan visum psikologis telah dilakukan pada 26 April 2025, pelaku masih belum ditahan.
“Anak saya sebenarnya sudah ingin pulang ke rumah neneknya karena takut tinggal di sini. Tapi karena harus menunggu proses hukum, terpaksa kami tahan dulu,” pungkasnya.
Pihak keluarga berharap agar proses hukum berjalan adil dan pelaku segera mendapat pertanggungjawaban atas perbuatannya. (Nur Fadillah Indah/mediaetam.com)








