Mediaetam.com, TENGGARONG – Belum lama menjabat, Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) Junaidi punya banyak cara untuk menjaga kedekatan dengan rakyat. Salah satunya ialah, dirinya akan menjadikan rumah dinas Ketua DPRD Kukar sebagai rumah aspirasi rakyat.
Hal tersebut dikatakan politisi PDI Perjuangan tersebut, usai melakukan Kunjungan Daerah Pemilihan (Kundapil) di Mangkurawang Darat, Tenggarong, Rabu malam, 6 November 2024.
Bagi Junaidi, kemudahan akses komunikasi dengan masyarakat menjadi salah satu kunci bagi wakil rakyat untuk mengetahui apa saja aspirasi dari masyarakat Kukar. Nantinya, Junaidi akan terbuka kepada masyarakat yang ingin bertemu.
“Saya punya rumah dinas yang diberikan pemerintah kepada saya, dan rumah dinas itu saya jadikan tempat untuk aspirasi masyarakat maupun anak muda. Sampai sekarang, pintu rumah dinas saya terbuka, dan ada tamu dari mahasiswa. Bahkan nanti, pertemuan dengan para wartawan pun saya agendakan di rumah dinas saya,” ungkap Junaidi.
Lalu, Junaidi mengatakan keinginannya untuk merenovasi bagian depan rumah dinasnya pada 2025. Sehingga, bisa menjadi tempat kumpulnya para wartawan, mahasiswa, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), dan aktivis, untuk mencurahkan dan mendiskusikan kebutuhan rakyat dan daerah.
“Karena kalau mereka di kantor DPR, kemungkinan ada rasa segan dan sebagainya, maka rumah dinas saya jadikan tempat untuk mereka menyampaikan aspirasi rakyat,” ucap Junaidi.
Politisi PDIP ini juga menyampaikan kepada para petugas Satpol PP yang menjaga rumah dinasnya, agar jangan dihalangi atau ditolak siapapun yang ingin datang.
“Satpol PP pun sudah saya kasih amanat bahwa siapapun yang ingin datang, baik untuk menyampaikan aspirasi maupun memberikan proposal, jangan dilarang atau dihalangi. Mereka harus diterima,” sambung Junaidi.
Selain itu, konsep basecamp yang diinginkan Junaidi untuk bagian depan rumah dinasnya yaitu minimalis seperti Heart Of Borneo (HOB) tempat nongkrong yang berlokasi di Balikpapan. Dimana tersedia kursi sebagai tempat nongkrong dan diskusi, lalu ada tersedia panggung sebagai tempat menyampaikan aspirasi.
Penulis: Nur Fadillah Indah
Editor: Maulana








