Samarinda – Borneo FC Samarinda secara resmi melepas 9 pemainnya. Tidak termasuk Taufany yang sudah pamitan untuk menjadi permanen MU. Media Etam menyajikan cerita singkat dan statistik dari kesembilan pemain tersebut.
Beberapa jam setelah mengonfirmasi bahwa hari ini akan mengumumkan aktivitas transfernya. Pesut Etam langsung memberi pengumuman pelepasan pemain. Bukan 1 atau 2 pemain. Tapi 9 pemain sekaligus.
“Selepas musim 2024/2025, Borneo FC Samarinda telah menjalani serangkaian proses evaluasi dan perencanaan untuk musim mendatang. Berdasar hasil evaluasi tersebut, beberapa penggawa yang masa kontraknya berakhir, akan berganti jersey pada musim depan.”
“Hari ini, Borneo FC Samarinda secara resmi mengumumkan kepergian sejumlah pemain. Dari pemain senior, muda, hingga legiun asing. Seluruhnya, selama membela panji Pesut Etam, telah mengerahkan kerja keras dan dedikasinya untuk memberi yang terbaik untuk klub. Sehingga dengan penuh rasa hormat, Borneo FC Samarinda mengucapkan terima kasih. Serta mendoakan kebaikan pada karier mereka di masa depan,” bunyi pernyataan klub, Jumat 13 Juni 2025.
Statistik dan Cerita Singkat
Angga Saputro
Angga bergabung ke Borneo FC Samarinda pada 2021 silam. Ia didatangkan untuk menjadi pesaing serius Gianluca Pandeynuwu selepas kepergian Nadeo Argawinata ke Bali United. Debutnya dilakoni pada 27 Mei 2021. Masuk pada menit ke-55 saat Pesut Etam tertinggal 0-2 dari Persija di Piala Menpora. Pria asal Sidoarjo dipaksa memungut bola dari gawangnya sebanyak 2 kali di laga tersebut.
Eks TIRA Persikabo lalu berhasil menyegel tempat utama di awal musim Liga 1 2021-2022. Ia bermain di 7 laga awal, namun mendapati cedera yang memaksanya absen di 3 pertandingan. Sekembalinya dari cedera, Angga hanya duduk di bangku cadangan selama 18 pertandingan. Tapi berkat kerja kerasnya di sesi latihan, kiper kidal tersebut berhasil merebut status kiper utama di 5 dari 6 laga terakhir Liga 1 pada musim tersebut.
Semenjak itu, Angga kokoh berada di bawah mistar Borneo FC Samarinda, sampai kedatangan kembali Nadeo Argawinata. Total, ia telah bermain sebanyak 60 kali di semua ajang, mencatat 21 cleansheets, serta memberi kontribusi besar pada tim selama 4 musim kiprahnya di klub Samarinda.
Yogi Hermawan
Kiper berbakat berusia 22 tahun, Yogi Hermawan menjadi pemain berikutnya yang berpisah dengan Borneo FC Samarinda. Yogi didatangkan pada 2023 dengan pengalaman membela Bina Taruna, Barito Youth, dan Garuda Select.
Ketatnya persaingan di sektor penjaga gawang membuat pemuda asal Medan belum sempat mencicipi debut profeionalnya di tim utama. Meski begitu, Yogi yang berstatus kiper keempat di tim utama musim lalu, banyak dilibatkan di tim junior. Termasuk keterlibatannya pada 7 pertandingan di EPA U20 musim ini.
Ronaldo
Ronaldo Rodrigues memperkuat Pesut Etam pada awal musim lalu setelah diterpa isu batal bergabung karena tidak lolos tes medis.
Ronaldo mulanya langsung menyegel 1 tempat di posisi bek tengah. Namun seiring musim berjalan, ia kalah saing dengan Gabriel Furtado.
Sepanjang musim, di 3 ajang berbeda, pria Brasil total bermain 33 kali dengan sumbangsih 3 gol.
Gabriel Furtado
Eks Timnas Brasil U20 menjadi sosok yang mencuri perhatian musim ini. Selain penampilan fisiknya yang mencolok. Gaya mainnya juga berani dan menggebu-gebu.
Furtado total memainkan 28 laga bersama Pesut Etam di 3 ajang berbeda. Dengan catatan 2 gol, 6 kartu kuning, dan 1 kartu merah. Dia bukan bek terbaik Borneo FC. Tapi fans Pesut Etam pasti akan merindukan aksi Si Botak.
Kenzo Nambu
Kenzo Nambu berhasil didaftarkan ke Liga tepat di menit-menit akhir jelang penutupan bursa transfer tengah musim. Ia diproyeksikan menjadi playmaker handal yang dapat mengorcestrasi permainan Pesut Etam di putaran kedua.
Cedera dan waktu adaptasi menjadi tantangan bagi gelandang serang asal Jepang. Sehingga ia hanya bermain pada 9 pertandingan, dengan 4 di antaranya bermain sejak menit awal.
Berguinho
Rosembergne da Silva alias Berguinho yang memiliki riwayat pernah bermain di 9 posisi pada lini tengah dan depan, dengan posisi dominan gelandang serang. Langsung tampil meyakinkan sebagai playmaker Borneo FC Samarinda sedari debutnya di ajang Piala Presiden.
Namun seiring musim berjalan, Bergi menjalani pasang surut penampilan. Total ia bermain 38 kali, dengan torehan 6 gol dan 4 asis di semua ajang.
Andy Harjito
Andy bergabung dengan tim utama Borneo FC Samarinda pada 2022, sebagai rombongan pemain muda yang dipromosikan dari tim satelit. Sebagai penyerang, tak mudah baginya untuk bersaing mendapatkan menit bermain.
Namun berkat kerja kerasnya, Pelatih Milomir Seslija saat itu memberinya debut profesional pada pekan ke-10. Masuk menggantikan bek tengah, Wildansyah pada menit ke-83, ketika Borneo FC tertinggal 1-2 dari Bhayangkara. Pemuda asal Kudus lantas membuat gol penyama kedudukan di masa tambahan waktu babak kedua. Debut profesional yang tak terlupakan.
Total ia bermain sebanyak 17 kali di semua ajang selama masa kontraknya, dengan sumbangsih 2 gol dan 1 asis.
Lucas Salinas
Salinas diharapkan menjadi pesaing serius Berguinho pada posisi gelandang serang. Sayangnya masalah kebugaran menggagalkan proyeksi itu. Lucas Salinas resmi mengakhiri musimnya di pekan ke-8 akibat cedera parah.
Sebelum menjalani perawatan di negaranya, Salinas sempat bermain sebanyak 6 kali dalam kurun waktu total 58 menit. Seluruhnya masuk pada akhir babak kedua.
Matheus Pato
Penyerang Brasil hadir untuk kedua kalinya pada bursa transfer tengah musim. Riwayat ketajaman di periode pertama dan chemistry membuatnya diharapkan menjadi solusi cepat untuk mengatasi situasi seret gol ketika itu.
Semua orang bisa melihat Pato selalu bermain dengan determinasi tinggi pada setiap laga demi mengejar ‘momentumnya’. Namun setelah 17 laga, 6 g0l, dan 2 asis. Matheus Pato dan Borneo FC Samarinda sepakat untuk tidak memperbarui kontrak. (has)








