Dan Terjadi Lagi, Pembatas Jalan Depan Klinik Bunda Ayu Kembali Makan Korban

Mobil Sigra merah menabrak trotoar pembatas Jalan Ahmad Dahlan depan Klinik Bunda Ayu, Tenggarong, Rabu (1/4/26). (IST)

TENGGARONG – Kecelakaan tunggal menimpa sebuah mobil Daihatsu Sigra berwarna merah di Jalan Ahmad Dahlan, Jalur protokol Tenggarong, tepat di depan Klinik Bunda Ayu, Rabu (1/4/2026). Mobil travel yang mengangkut lima penumpang asal Melak, Kutai Barat (Kubar) tersebut menabrak pembatas beton tengah jalan setelah sang sopir diduga terlalu fokus mengikuti arahan Google Maps.

Meski kondisi mobil mengalami kerusakan parah di bagian depan, seluruh penumpang dilaporkan selamat tanpa luka serius.

Bacaan Lainnya

Insiden yang terjadi sekitar pukul 15.00 Wita ini bermula saat mobil travel Jempang tersebut melaju menuju titik pengantaran di Tenggarong. Rekan sopir, Fernando, menjelaskan pengemudi sedang mengandalkan aplikasi Google Maps untuk menemukan rute tujuan sebelum akhirnya kehilangan kendali atas posisi pembatas jalan.

“Kami sedang mengikuti peta di Google Maps. Tiba-tiba mobil sudah berada di tengah dan menabrak pembatas beton itu,” ujar Fernando di lokasi kejadian, Rabu sore.

Hantaman keras pada pembatas beton menyebabkan kerusakan signifikan pada komponen mesin dan bodi depan mobil. Akibatnya, kendaraan tidak dapat melanjutkan perjalanan dan harus dievakuasi menggunakan bantuan alat berat.

“Kerusakan cukup parah, fanbelt bagian depan putus. Estimasi kerugian sekitar Rp6 juta hingga Rp10 juta. Saat ini kami sedang menghubungi pihak Damkar untuk meminta bantuan mengerek mobil dari atas pembatas,” tambahnya.

Bukan Kejadian Pertama

Insiden ini ternyata bukan yang pertama kali terjadi di titik tersebut. Berdasarkan keterangan warga dan juru parkir di sekitar Klinik Bunda Ayu, pembatas beton tersebut kerap memakan korban, terutama bagi pengendara dari luar kota yang tidak hapal medan jalan.

Kurangnya penerangan atau rambu peringatan yang mencolok di ujung pembatas jalan dinilai menjadi penyebab utama para pengemudi sering “terjebak” menabrak beton tengah.

“Kata tukang parkir di sini sering sekali kejadian mobil menabrak pembatas itu. Harapan kami ini yang terakhir. Mohon pihak berwajib segera menindaklanjuti dengan memasang lampu penerangan atau rambu tambahan agar tidak ada korban lagi,” pungkas Fernando.

Para penumpang travel asal Kubar tersebut akhirnya dialihkan menggunakan kendaraan lain untuk mencapai tujuan mereka.

Laporan: Nur Fadillah Indah/mediaetam.com

Bagikan:

Pos terkait