Desa Kedang Ipil Terlalu Manyala di Lomba Olahraga Tradisional Erau 2025

Lomba Tradisional Erau 2025. (Dilla/ Media Etam)

TENGGARONG – Suasana halaman parkir Pulau Kumala pada Kamis (25/9/2025) benar-benar meriah. Ribuan peserta tumpah ruah mengikuti lomba olahraga tradisional (Oltrad) yang menjadi bagian dari rangkaian Erau 2025. Salah satunya adalah kontingen dari Desa Kedang Ipil, Kecamatan Kota Bangun Darat, yang ikut serta dengan semangat penuh.

Koordinator kontingen Kedang Ipil, Ahmad Sasiansyah, menyebut ada 40 orang yang mewakili desanya dalam ajang ini. Dari jumlah tersebut, 12 orang merupakan peserta perempuan, sementara sisanya laki-laki. Mereka turun di semua cabang olahraga tradisional yang dipertandingkan, yaitu sumpit, belogo, dan gasing.

Bacaan Lainnya

“Menurut saya lomba tahun ini sangat meriah dan lebih menarik dibanding 2024 lalu. Kalau tahun kemarin pesertanya hanya sekitar 500 orang, tahun ini jumlahnya tembus seribu lebih. Artinya antusias masyarakat makin tinggi,” ungkap Ahmad saat ditemui mediaetam.com.

Olahraga Tradisional Sudah Jadi Tradisi

Ahmad juga menjelaskan, semangat masyarakat Kedang Ipil dalam melestarikan olahraga tradisional memang sudah dibina sejak lama. Tidak hanya sekadar ikut lomba, warganya rutin mengadakan latihan setiap akhir pekan.

Bahkan, olahraga tradisional juga dijadikan kegiatan ekstrakurikuler di sekolah-sekolah. Jadwalnya pun teratur, mulai dari SD yang latihan tiap Jumat, SMP setiap Kamis, hingga SMA setiap Selasa.

Dukungan yang konsisten dari masyarakat dan sekolah, olahraga tradisional di Desa Kedang Ipil diyakini akan terus berkembang, sekaligus menjadi bagian penting dalam menjaga budaya lokal tetap hidup di tengah generasi muda.

“Harapan saya, ajang oltrad ini bisa terus dijaga kekompakannya. Mari sama-sama junjung sportivitas dan tingkatkan kualitas untuk tahun berikutnya. Apalagi kegiatan ini juga ikut memeriahkan suasana Erau 2025, jadi semakin terasa semangat kebersamaannya,” pungkasnya. (gis)

Penulis: Nur Fadillah Indah/ mediaetam.com

Bagikan:

Pos terkait