Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Akan Dipisahkan, Budayawan Kukar Dukung Penuh

Budayawan Kutai Kartanegara, Awang Rifani. (Indah, Mediaetam.com)
Budayawan Kutai Kartanegara, Awang Rifani. (Indah, Mediaetam.com)

Mediaetam.com, Kukar – Rencana terkait pemisahan organisasi perangkat daerah (OPD) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kukar, Budayawan Kutai Kartanegara (Kukar) Awang Rifani harap bisa segera terealisasi. 

Sebelumnya Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kukar telah menggelar rapat pada Senin (14/8) lalu, dengan menghadirkan sejumlah pihak. Salah satunya perwakilan Badan Riset dan Inovasi Daerah.

Dalam rapat tersebut membahas perubahan ketiga Perda No 9 tahun 2016 terkait Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah. Dimana disepakati Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kukar akan dipisahkan.

Menanggapi hal ini, Awang Rifani sebagai Budayawan Kukar sangat mengapresiasi dan sepakat. Menurutnya dengan memisahkan struktur OPD ini, perencanaan keuangan untuk kegiatan kebudayaan dapat lebih optimal.

“Sejak 2017, sekitar 5 tahun ini penganggaran untuk kegiatan kebudayaan itu tidak optimal dan kecil. Seperti di anak tirikan,” ucap Budayawan Kukar, Awang Rifani. Selasa, (22/8/2023).

Selain itu, Rifani menyebut peran Pemerintah Daerah (Pemda) sangat dibutuhkan dalam mengembangkan kebudayaan di Kukar. Mengingat di daerah lain Dinas Kebudayaan berdiri sendiri dan tidak menempel di Dinas Pendidikan maupun Dinas Pariwisata.

“Kepedulian Pemda itu tercermin dalam cara mereka mengalokasikan anggaran di berbagai bidang, terutama dalam bidang kebudayaan. Di bidang kebudayaan ada banyak hal yang perlu dilakukan, seperti menjaga warisan budaya,” ujarnya.

Sebab, masih banyak kerja-kerja wajib di kebudayaan yang memerlukan dorongan anggaran yang maksimal. Untuk itu, Rifani sangat berharap rencana pemisahan struktur perangkat daerah bisa segera terealisasi. 

“Namun proses tersebut juga tidak mudah dan cepat, ada tahapan-tahapan yang harus dilalui. Diharapkan ketika setelah terealisasi, pegawai yang menangani kebudayaan dapat lebih berfokus dalam mengembangkan dan memelihara cagar budaya di Kukar,” tuturnya. (Indah Hardiyanti)

Bagikan:

Pos terkait