TENGGARONG — Semangat membara para peserta berhasil memeriahkan gelaran Lomba Ketangkasan Baris-Berbaris (LKBB) Kaltim Open 2025 yang berlangsung selama dua hari. Acara ini resmi ditutup dengan penuh kebanggaan dan dinilai sukses besar oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara (Kukar).
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menyatakan bahwa kelancaran dan antusiasme para peserta menjadi indikator utama keberhasilan kegiatan. Ia pun tak ragu menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat.
“Kami sangat bersyukur. Selama dua hari LKBB Kaltim Open 2025 berlangsung, semuanya berjalan lancar. Tidak ada kendala besar, tidak ada protes dari peserta, bahkan mereka terlihat menikmati setiap sesi lomba,” ujar Aji Ali dengan penuh semangat.
Dari awal hingga babak grand final, setiap tim tampil penuh totalitas. Antusiasme itu, menurut Aji Ali, menjadi sorotan tersendiri. Ia mengaku terkesan karena meski ada peserta yang sempat kelelahan hingga membutuhkan penanganan medis ringan, semangat mereka tidak luntur. Semua peserta tetap menunjukkan semangat kompetisi yang tinggi hingga akhir acara.
Tak hanya itu, Dispora Kukar juga memuji tingkat kreativitas dan inovasi gerakan yang ditampilkan para peserta. Setiap tim menghadirkan formasi yang unik, tidak monoton, dan sarat makna.
“Formasi mereka bukan sekadar baris-berbaris biasa. Ada narasi dan cerita di balik setiap gerakan. Inilah bukti bahwa generasi muda kita sangat kreatif,” tambah Aji Ali.
Lebih dari sekadar ajang lomba, LKBB Kaltim Open 2025 juga memperlihatkan nilai sportivitas dan solidaritas yang tinggi antar peserta. Meskipun tak semua tim berhasil melaju ke babak final, suasana kompetitif tetap diiringi rasa saling menghargai.
Dispora Kukar menilai kegiatan seperti LKBB Kaltim Open 2025 sangat penting sebagai sarana pembentukan karakter, kedisiplinan, dan kreativitas generasi muda. Ke depan, pihaknya berharap agar skala kegiatan ini bisa diperluas, melibatkan lebih banyak daerah, serta menjadikan LKBB ini sebagai agenda tahunan bergengsi di tingkat provinsi.








