TENGGARONG. Program Pembangunan Pertanian Berbasis Kawasan terus digalakkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak).
Dimana program yang dicanangkan Pemkab Kukar tersebut, untuk membantu petani untuk meningkatkan jumlah produksi padi yang berfokus pada lima kawasan yang telah ditetapkan sebagai prioritas. Diantaranya Sebulu-Muara Kaman, Tenggarong, Tenggarong Seberang 1 dan 2 , Marangkayu dan Loa Kulu.
Sekretaris Distanak Kukar Syamsul Ma’arif mengatakan terkait pembangunan pertanian di 5 kawasan sentra utama di Kukar ini diharapkan Kukar seperti harapan Bupati menjadi lumbung pangan Kaltim akan terwujud.
“Targetnya pada tahun ini semua kegiatan dapat terealisasi. Kemudian juga ada beberapa kegiatan yang kita harapkan dapat mendongkrak produksi kita dari bantuan benih, pupuk dan kapur termasuk alsin yang memang diprioritaskan untuk mendukung dan membantu petani sesuai dengan arahan Bupati.” Papar Marlin.
Lanjutnya, untuk program yang telah terealisasi di tahun 2023 ini seperti jalan usaha tani dari target 33 km capaiannya sudah 78 km. Kemudian saluran irigasi itu 11 km tahun ini, embung skala kecil tahun ini terealisasi 26 unit.
Pembangunan tersebut tersebar di beberapa Kecamatan Sebulu, Muara Kaman, Tenggarong Seberang, Tenggarong Loa Kulu, Marangkayu Anggana, Samboja, dan Kota Bangun. Dimana Pembangunan ini sesuai arahan dari Bupati bahwa Distanak Kukar fokus untuk penyelesaian permasalahan infrastruktur di lima kawasan pertanian, dengan tidak mengabaikan diluar lima kawasan tersebut.
“Jadi sejauh ini sudah ada 70 persen yang sudah terealisasi dan 30 persen masih proses finishing, dan ditargetkan pertengahan Desember tahun ini selesai,” tandasnya. (rm6/)








