Eks Hotel Atlet Jadi Pusat Layanan Perpustakaan Kaltim Bisa Jadi Sumber Baru PAD

Samarinda—Eks Hotel Atlet di Kompleks Gelora Kadrie Oening Samarinda mengemuka sebagai calon pusat layanan perpustakaan Kaltim. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kaltim dikemukakan sebagai pengelola. Ide itu pun menuai dukungan dari Pengurus Daerah Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (GPMB) Kaltim.

Dukungan tersebut disampaikan Syafrudin Pernyata selaku ketua GPMB Kaltim, beserta Encek Widyani sebagai ketua pembina. Didasari keyakinan GPMB Kaltim bahwa peran perpustakaan dan kearsipan saat ini makin dibutuhkan masyarakat.
“Selain bisa memanfaatkan aset daerah dengan baik, juga bisa meningkatkan layanan kepada masyarakat. Apalagi tidak jauh dari eks Hotel Atlet ada perguruan tinggi,” ujar Syafruddin Pernyata, seperti dilansir dari rilis resmi Pemprov Kaltim.

Bacaan Lainnya
GPMB Kaltim saat bertandang ke DPK Kaltim baru-baru ini. (M Norjaya/Biro Adpim Kaltim)

Syafrudin menilai rencana pengelolaan eks hotel atlet tersebut sebagai ide yang tepat. Apalagi selama masih mengabdi di Pemprov Kaltim sebagai kepala DPK Kaltim dulu, ia paham benar kondisi kantor Perpustakaan Kaltim kurang mendukung aktivitas perpustakaan. Selain berdiri di kawasan langganan banjir, luasan tempat parkir disebut kurang memadai. Sehingga, turut memengaruhi minat masyarakat berkunjung.
“Insya Allah, Pak Gubernur dan Wagub, serta Sekda, mendukung apa yang dicita-citakan. Karena, perpustakaan juga mendukung peningkatan kualitas pendidikan Kaltim, sebagaimana visi dan misi gubernur,” ujar Syafrudin yang juga mantan Karo Humas Kaltim tersebut.
Sementara, Kepala DPK Kaltim, M Syafranuddin, didampingi Kabid Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Gemar Membaca (PPGM), Taufik, menyatakan jika instansinya dipercaya mengelola eks Hotel Atlet, ke depan dikelola lebih baik, termasuk memanfaatkan ruangan terbuka untuk mendukung aktivitas masyarakat. Dari rencananya, diproyeksikan juga pengelolaan eks hotel atlet bakal menambah PAD.
“Ada aula besar dan ruangan bisa dimanfaatkan untuk menghidupkan UMKM. Selain itu halaman parkir bisa dimanfaatkan untuk parkir, serta penyaluran bakat warga Kaltim,” ucap Syafranuddin.
Dengan potensi yang dimiliki, Ivan, sapaannya, optimistis pihaknya bisa memberikan layanan keperpustakaan yang makin baik. Apalagi nantinya dikembangkan layanan perpustakaan digital melalui program Buncu Baca Etam. (ricardo/adv/diskominfo kaltim)

Bagikan:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan