Samboja – Ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-46 tingkat Kecamatan Samboja resmi ditutup dengan sorak kemenangan dari Kelurahan Kuala Samboja yang berhasil menyabet gelar juara umum. Penutupan yang berlangsung meriah itu digelar Sabtu malam (5/7/2025) di Lapangan Sepak Bola Desa Beringin Agung, Samboja, dengan Camat Samboja, Damsik, memukul gong sebagai simbol berakhirnya perhelatan.
Atmosfer penuh semangat terasa ketika Camat Damsik secara langsung menyerahkan piala bergilir kepada perwakilan Kelurahan Kuala Samboja. Ia juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan MTQ tahun ini. Dari panitia pelaksana, LPTQ Samboja, dewan hakim, hingga para peserta, semua telah menunjukkan dedikasi luar biasa.
“MTQ bukan sekadar kompetisi membaca Al-Qur’an. Lebih dari itu, ini adalah bentuk konsistensi kita dalam mencintai, mempelajari, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Damsik di depan para hadirin. Ia menegaskan bahwa MTQ ini merupakan bagian penting dari proses menuju MTQ tingkat Kabupaten Kutai Kartanegara ke-46 di Tenggarong tahun depan.
Kelurahan Kuala Samboja yang tampil memukau di berbagai cabang lomba berhasil mengungguli peserta lain dan membawa pulang prestasi bergengsi. Keberhasilan ini bukan datang tiba-tiba, melainkan hasil dari pembinaan intensif dan kerja sama yang solid antara peserta, pelatih, dan pengurus LPTQ kelurahan.
Dengan penuh semangat, Damsik juga menyampaikan pesan penyemangat bagi peserta lain yang belum berhasil meraih juara. “Jadikan pengalaman ini sebagai motivasi untuk terus belajar. Jangan berhenti mencintai dan menghidupkan Al-Qur’an dalam keseharian kita,” tuturnya lagi.
Acara penutupan turut dihadiri oleh jajaran Majelis Ulama Indonesia (MUI), LPTQ, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Samboja, para lurah dan kepala desa se-Kecamatan Samboja, serta seluruh kafilah dari berbagai kelurahan dan desa yang ikut bertanding.
Kemenangan Kelurahan Kuala Samboja ini menjadi bukti nyata bahwa konsistensi dalam pembinaan dan semangat cinta Al-Qur’an mampu membawa hasil yang membanggakan. Warga dan tokoh masyarakat setempat pun menyambut antusias keberhasilan ini dan berharap prestasi tersebut dapat dipertahankan, bahkan ditingkatkan di level kabupaten nantinya.








