Kades Jembayan Bantah Lecehkan Adat, Tegaskan Festival Budaya Bukti Nyata

Kades Jembayan, Erwin (DILLA)
Kades Jembayan, Erwin (DILLA)

TENGGARONG – Suasana politik desa memanas di Jembayan setelah Kepala Desa (Kades) Erwin dituding sebagian warga tidak mendukung pelestarian adat dan budaya. Tuduhan itu dibantah keras oleh Erwin yang mengklaim justru aktif menghidupkan tradisi melalui Festival Jembayan Kampung Tuha (FJKT) yang rutin digelar setiap tahun.

“Kalau saya tidak mendukung adat dan budaya, buat apa festival ini diadakan setiap tahun? Bukti kerja sudah ada,” tegasnya.

Isu ini bermula ketika warga hendak menyampaikan aspirasi pada peringatan Hari Ulang Tahun Desa Jembayan beberapa waktu lalu. Ketua Lembaga Adat Jembayan, Sopyan mengaku, saat itu kades berbicara dengan nada keras soal kebersihan sampah acara, meski kegiatan hiburan rakyat masih berlangsung.

“Masyarakat saya dipanggil dan ditanya soal kebersihan dengan nada agak keras. Padahal acara belum selesai,” ungkap Sopyan.

Ia menilai sikap tersebut mencerminkan ketidakberpihakan kades terhadap upaya pelestarian adat. Hal itu mendorong sebagian warga mendesak agar Erwin dicopot dari jabatannya.

Menanggapi desakan itu, Erwin membantah melakukan intimidasi maupun menantang duel kepala adat. “Kalau mau menuduh, harus ada data dan bukti. Tanpa itu, sama saja fitnah,” ujarnya.

Kades Jembayan itu berharap ketegangan ini segera reda dan masyarakat kembali bersatu. “Jangan habiskan energi untuk saling menjatuhkan. Lebih baik kita membangun Jembayan bersama-sama,” pungkasnya.

Nur Fadillah Indah/mediaetam.com

Bagikan:

Pos terkait