Samarinda – Kontingen Kaltim yang berisikan 209 atlet unggulan akan bersaing dengan jagoan dari 37 provinsi lainnya di PON Beladiri 2025 Kudus. Guna mencapai target 3 besar di klasemen akhir.
Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Seno Aji secara resmi melepas kontingen Kaltim yang akan bertanding di Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri II Tahun 2025 di Kudus, Jawa Tengah. Upacara pelepasan digelar di Kantor KONI Kaltim, Jalan Kesuma Bangsa, Samarinda, pada Rabu (8/10/2025).
Ajang nasional yang berlangsung pada 11–26 Oktober 2025 tersebut akan mempertandingkan 10 cabang olahraga (cabor) bela diri, yaitu Karate, Tarung Derajat, Ju-Jitsu, Pencak Silat, Taekwondo, Gulat, Judo, Sambo, Wushu, dan Shorinji Kempo. Sebanyak 209 atlet, pelatih, dan ofisial dari Kaltim siap bertarung untuk membawa pulang prestasi terbaik.
“Kita berharap dengan latihan dan kerja keras, seluruh atlet mampu meraih hasil maksimal di Kudus. Kita optimis Kaltim bisa masuk tiga besar,” ujar Seno Aji dalam sambutannya.
Wagub juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan menghindari cedera menjelang pertandingan. Ia berpesan agar para atlet mengikuti setiap arahan pelatih serta menjaga kekompakan tim selama berada di arena pertandingan.
“Perjuangan menuju peringkat tiga besar tentu tidak mudah. Kondisi di Kudus mungkin tidak senyaman di Kaltim, tapi saya yakin semangat juara akan membawa hasil terbaik,” tegasnya.
Ajang Pemanasan Sebelum PON 2028
Sementara itu, Ketua Umum KONI Kaltim Rusdiansyah Aras menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam PON Beladiri II menjadi langkah strategis menuju PON 2028 di NTT dan NTB.
“Cabor bela diri adalah lumbung medali bagi Kaltim. Prestasi di Kudus akan menjadi tolok ukur kesiapan menuju PON mendatang,” jelas Rusdiansyah.
Acara pelepasan berlangsung khidmat dan penuh semangat. Para atlet menunjukkan tekad kuat untuk mengharumkan nama Kalimantan Timur di kancah nasional, membawa pulang medali, dan mewujudkan target finis di tiga besar. (gis)








