TENGGARONG – Kegagalan adalah guru terbaik. Prinsip ini dipegang teguh oleh seorang pengusaha UMKM asal Tenggarong Seberang, Nafsiah yang sukses mengembangkan bisnis camilan khas Kalimantan Timur (Kaltim), amplang.
Mengawali langkah dari nol pada 2022, bisnisnya kini tumbuh pesat dengan dukungan 8 tenaga kerja dan 20 reseller yang tersebar di wilayah Tenggarong.
Perjalanan bisnis ini bermula dari hal sederhana: kecintaan anggota keluarga mengonsumsi amplang. Berbekal rasa penasaran, ia mulai belajar secara otodidak melalui platform YouTube.
“Awalnya coba-coba belajar dari YouTube. Sempat gagal beberapa kali, tapi terus saya asah sampai berhasil. Setelah jadi, saya bagikan ke tetangga untuk dicicipi. Tak disangka, pesanan mulai datang, hingga istri kepala desa yang melihat status media sosial saya pun datang langsung ke rumah,” Kenang Nafsiah saat ditemui di kediamannya, Jumat (2/1/2026).
Menghadapi Tantangan Ikan Berformalin
Perjalanan usahanya tidak selalu mulus. Nafsiah sempat mengalami kerugian hingga jutaan rupiah saat membeli bahan baku ikan dalam jumlah besar.
“Pernah rugi besar karena ikan yang saya beli ternyata mengandung formalin. Akibatnya, adonan amplang tidak mau mengembang sempurna. Sejak saat itu, saya selalu turun langsung ke pasar untuk memilih ikan segar guna menjamin kualitas produk,” ungkapnya.
Inovasi Amplang Walet: Primadona Baru yang Mendunia
Setelah sukses dengan amplang biasa, pada tahun 2023 dirinya meluncurkan inovasi Amplang Walet. Keunggulan bisnisnya terletak pada kemandirian bahan baku, di mana sarang walet yang digunakan berasal dari rumah walet miliknya sendiri di depan rumah.
Amplang walet cukup mendapat perhatian dari Disperindag Kukar dan PT MHU Coal atau CSR yang mana mendapatkan bantuan berupa 1.000 pcs kemasan untuk usahanya.
Produknya kini tidak hanya diminati warga lokal. Pada momen besar seperti Natal dan Haul Guru Sekumpul, permintaan melonjak drastis hingga mencapai 40 kg per bulan. Jangkauan pengirimannya pun meluas hingga ke Makassar, Aceh, bahkan menembus pasar luar negeri.
Daftar Harga Amplang
Bagi Anda yang ingin mencicipi gurihnya amplang berkualitas ini, berikut daftar harganya:
1. Amplang Biasa
250 Gram: Rp45.000
500 Gram: Rp60.000
1 Kilogram: Rp120.000
2. Amplang Walet (Premium)
100 Gram: Rp20.000
1 Kilogram: Rp180.000
Penulis: Nur Fadillah Indah/mediaetam.com








