Tenggarong – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperkuat langkah untuk menjaga ketahanan pangan dan mewujudkan ambisi menjadi lumbung pangan Kalimantan Timur. Pada Rabu, 4 Desember 2024, Bupati Kukar Edi Damansyah menyerahkan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani di Kecamatan Loa Kulu. Penyerahan dilakukan secara simbolis di Lapangan Balai Benih Induk, Desa Rempanga.
“Dengan dukungan ini, kami ingin mendorong produktivitas pertanian yang lebih efisien dan modern. Kukar telah menyumbang 42 persen beras untuk Kalimantan Timur, dan kami berkomitmen untuk terus meningkatkannya,” ujar Edi Damansyah dalam sambutannya.
Beragam peralatan, mulai dari traktor tangan, pompa air, hingga mesin panen (kombain), diberikan untuk mendukung petani setempat. Edi menekankan bahwa sektor pertanian menjadi tulang punggung ekonomi daerah yang harus diprioritaskan.
Namun, tantangan infrastruktur pengairan diakui masih menjadi kendala utama. Bersama DPR RI dan TNI, Pemkab Kukar terus berupaya mencari solusi, termasuk pembangunan irigasi baru dan optimalisasi sumber air yang ada.
“Langkah ini adalah bagian dari upaya kami menjaga keberlanjutan sektor pertanian sekaligus menjawab tantangan ketahanan pangan di masa depan,” kata Edi.
Selain sektor pertanian, Pemkab Kukar juga mulai mengembangkan investasi di lahan bekas tambang. Salah satu prioritasnya adalah mengalihfungsikan lahan untuk peternakan. Dengan diversifikasi ini, Kukar diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan, tidak hanya di bidang pertanian tetapi juga sektor lainnya.
Langkah pemerintah ini diapresiasi oleh kelompok tani setempat. Mereka berharap dukungan berupa peralatan pertanian dapat membantu meningkatkan hasil panen serta memberikan kepastian dalam pengelolaan lahan.
Sebagai salah satu daerah penghasil utama di Kalimantan Timur, Kukar terus menunjukkan komitmennya untuk menjadikan sektor pangan sebagai fondasi pembangunan ekonomi yang berkelanjutan. (Nur Fadillah Indah/Mediaetam.com)








