Longsor Lumpuhkan Aktivitas Warga Argosari, Diduga Akibat Tambang Batubara

Jalanan ambruk Kelurahan Argosari, Kecamatan Samboja Barat. (IST)

TENGGARONG – Aktivitas warga di Kelurahan Argosari, Kecamatan Samboja Barat, mendadak lumpuh setelah tanah longsor menutup akses jalan utama yang menghubungkan RT 1 hingga RT 5. Peristiwa yang terjadi pada Rabu (8/10/2025) siang itu membuat dua kepala keluarga harus mengungsi karena rumahnya nyaris roboh.

Longsor sepanjang kurang lebih 100 meter itu juga berdampak pada sumber air milik PDAM yang biasa digunakan warga Argosari dan Amborawang Darat. Air menjadi keruh dan tidak layak pakai, membuat warga kesulitan mendapatkan air bersih.

Bacaan Lainnya

Camat Samboja Barat, Burhanuddin, menjelaskan bahwa penyebab longsor diduga kuat karena aktivitas tambang batubara di sekitar lokasi.

“Longsornya pas di badan jalan utama, dekat permukiman warga. Dugaan kami memang akibat aktivitas tambang di area sekitar,” jelasnya.

Pihak kecamatan sudah menindaklanjuti kejadian ini dengan memanggil perusahaan yang diduga menyebabkan musibah ini.

“Pihak perusahaan sudah datang ke lokasi, bahkan mereka sudah menyewakan rumah sementara untuk dua keluarga yang terdampak paling parah,” ujarnya.

Sebagai bentuk kesepakatan, perusahaan diwajibkan memperbaiki jalan yang longsor paling lambat akhir Oktober ini.

“Kami juga sudah minta agar kegiatan tambang di area tersebut dihentikan dulu, kalau bisa ditutup sementara,” tegas Burhanuddin.

Meski tidak menelan korban jiwa, kerugian akibat bencana tersebut ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

“Jumlah pastinya masih dihitung pihak kelurahan, kami masih menunggu laporan resminya,” pungkasnya.

Penulis: Nur Fadillah Indah/mediaetam.com

Bagikan:

Pos terkait