Tenggarong – Kutai Kartanegara masih bergantung pada sektor pertambangan dan penggalian. Raksasa tambang dan minyak di kabupaten ini, telah jadi tulang punggung ekonomi. Mengambil data dari Badan Pusat Statistik Kukar, kontribusi sektor pertambangan dan penggalian terhadap PDRB Kukar 2023 mencapai 62,55 persen. Untuk tahun 2024 publikasi penuh baru dirilis pada 11 April 2025, tetapi detail kontribusi sektoral lengkap (termasuk pertambangan), belum tersedia untuk umum . Namun jika dilihat dari tren pertumbuhan ekonomi Kukar yang positif, sangat mungkin kontribusi sektor ini pada 2024 tetap di atas 50 persen.
Namun, ketergantungan pada sektor pertambangan itu tidak ideal. Bupati Aulia menjelaskan Visi “Kukar Idaman Terbaik” bertujuan menjadikan Kukar sebagai pondasi pusat pangan, pariwisata, dan ekonomi hijau berkelanjutan.
Hal itu dia sampaikan saat Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025–2029 pada Senin (29/7) pukul 08.00 WITA. Kegiatan ini berlangsung di Aula Lantai 1 Kantor Bappeda Kukar dan dihadiri oleh OPD Terkait.
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, menyampaikan bahwa forum ini merupakan bagian dari tahapan penting dalam penyusunan RPJMD. Dokumen RPJMD sendiri merupakan penjabaran dari visi dan misi daerah yang bertajuk “Kukar Idaman Terbaik”.
“Hari ini adalah kegiatan konsultasi publik terkait penyusunan rencana pembangunan jangka menengah Kabupaten Kutai Kartanegara. Ini merupakan bagian dari tahapan penyusunan RPJMD yang merupakan turunan dari visi misi Kukar Idaman Terbaik,” Jelasnya.
“Dalam rangka mewujudkan visi tersebut, kita mengusung 17 program dedikasi, yang masing-masing memuat kegiatan strategis yang akan kita laksanakan secara bertahap,” tuturnya.
Bupati Kukar, Aulia berharap, perencanaan yang matang ini dapat mendorong percepatan pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Harapannya ini bisa menjadi pengungkit untuk pembangunan yang ada di Kukar sehingga dampaknya bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat Kukar,” pungkasnya.
Nur Fadillah Indah/Mediaetam.com








