TENGGARONG – PT Mahakam Gerbang Raja Migas (MGRM) dalam masa proses membangun Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) di pesisir Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), tepatnya di Kecamatan Anggana.
Program strategis ini merupakan tindak lanjut dari penugasan Pemerintah Kabupaten Kukar guna memudahkan akses nelayan terhadap bahan bakar.
Pembangunan SPBN ini telah dimulai sejak pertengahan 2024, terletak di lahan 49×19 meter, SPBN ini akan dibangun berdekatan dengan dermaga Pemda Desa Handil Terusan.
Direktur MGRM, Efri Nofianto, menyatakan bahwa fasilitas ini sejalan dengan upaya Pemkab Kukar dalam mempermudah nelayan mendapatkan BBM bersubsidi.
“Keberadaan SPBN ini sangat penting untuk mendukung aktivitas para nelayan, dan sesuai dengan arahan Pemkab Kukar untuk mempermudah akses BBM,” ujarnya kepada pihak mediaetam.com
Manager Operasi dan Pengembangan Bisnis, Syamsudin Sese, menambahkan bahwa pendataan kapal nelayan dan pengurusan izin yang diperlukan sudah dilakukan sejak 2024.
Proses pembangunan fisik SPBN akan dimulai setelah surat rekomendasi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI diterima.
Pendataan nelayan yang berhak mendapatkan BBM bersubsidi terus dilakukan secara bertahap. Diperkirakan, sekitar 384 nelayan di wilayah pesisir akan menerima kuota BBM subsidi sebesar 96.000 liter per bulan.
Untuk memastikan distribusi yang tepat, nelayan akan diberi kartu khusus yang menjadi syarat dalam transaksi pembelian BBM.
Dengan hadirnya SPBN ini, diharapkan nelayan di Anggana dapat merasakan manfaat yang signifikan, baik dari segi efisiensi waktu maupun biaya dalam memperoleh bahan bakar untuk keperluan sehari-hari. (Nur Fadillah Indah/mediaetam.com)








