TENGGARONG – PT Mahakam Gerbang Raja Migas (MGRM) mencatatkan keuntungan sebesar Rp 84 miliar pada tahun buku 2023. Berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Rp 65,8 miliar dialokasikan untuk dividen dan program Corporate Social Responsibility (CSR).
Dividen sebesar Rp 63,5 miliar telah disetorkan seluruhnya ke pemerintah daerah pada akhir Agustus 2024. Sebagian laba bersih lainnya digunakan untuk pengembangan usaha, cadangan pajak migas, dan biaya operasional perusahaan.
Direktur PT MGRM, Efri Novianto, menyebut bahwa perusahaan telah menunjukkan pertumbuhan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. “Pada tahun 2023, PT MGRM mencatatkan total keuntungan Rp 84 miliar, dengan sekitar Rp 64 miliar dialokasikan untuk dividen kepada pemerintah dan pemegang saham lainnya,” ujar Efri.
Sementara itu, sisa keuntungan digunakan untuk kegiatan CSR, pengembangan usaha, serta modal operasional perusahaan. Selainitu, Perusahaan menghadapi tantangan di tahun 2024 terkait pendapatan dari Participating Interest (PI), yang diperkirakan menurun akibat fluktuasi produksi dan harga minyak dunia.
Nominal laba bersih tahun 2024 belum dapat dipastikan hingga tutup buku pada akhir Desember. “Untuk tahun 2024, hitungan finalnya akan diketahui setelah tutup buku 31 Desember 2024. Kemudian, di triwulan pertama 2025, hasil tersebut akan diumumkan dalam rapat tahunan MGRM, termasuk laba dan dividen yang dapat dibagi,” jelas Efri.
Meski demikian, MGRM terus berupaya menjaga kinerja perusahaan dengan mengoptimalkan aset dan memperluas usaha yang menguntungkan, guna mendukung keberlanjutan bisnis di masa depan. (Nur Fadillah Indah/Mediaetam.com)








