Mediaetam.com, Kukar – Anggaran pembangunan sektor perikanan terus meningkat, upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) dalam mengembangkan usaha perikanan di Kukar.
Tercatat, pada 2021 sebanyak 7 ribu penerima manfaat dengan nilai anggaran Rp 130 Miliar. Lalu, pada 2022 ada 8.500 nelayan dengan nilai anggaran sebesar Rp 180 Miliar. Terakhir pada 2023 ini sebanyak 9.500 nelayan se Kukar akan menerima manfaat sebesar Rp 219 Miliar.
“Peningatan anggaran dari tahun ke tahun pada sektor perikanan di Kukar sebagai wujud komitmen kami yaitu Pemkab untuk terus mengembangkan dan meningkatkan pereknomian masyarakat, khususnya nelayan dan petani di Kukar,” ucap Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin. Rabu, (10/5/2023).
Dikatakan Rendi, hal ini sejalan dengan mewujudkannya program Kukar Idaman melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kukar yang mana bantuan kepada 25 ribu nelayan produktif Kukar akan diserahkan secara bertahap.
Bantuan 25 ribu nelayan produktif tersebut akan diserahkan kepada kelompok nelayan, kelompok pembudidaya ikan, kelompok masyarakat pengolah hasil perikanan, dan kelompok masyarakat pengawas perikanan.
“Hingga saat ini sudah ada 24,5 ribu nelayan yang sudah diserahkan bantuannya hampir mencapai target kami yaitu 25 ribu nelayan. Ini akan terus kami jalankan hingga tuntas sebelum 2024. Kemudian, juga ada bantuan berupa sarana dan prasarana produksi dan akses pemasaran perikanan” pungkasnya.
Dirinya berharap fasilitas dan manfaat yang diberikan kepada nelayan bisa meningkatkan produksi perikanan di Kukar dan realisasi tersebut bisa tuntas pada 2023, sesuai dengan realisasi yang ditargetkannya bersama dengan Bupati Kukar. (Indah Hardiyanti)








