Pasang Perangkap Ikan di Gunung Karanga, Warga Loa Tebu Dilaporkan Hilang Misterius

Pencarian Warga Loa Tebu yang menghilang di hutan area Gunung Karanga, Rabu (18/2/26). (Doc. Damkar Matan Kukar)

TENGGARONG – Seorang pria paruh baya bernama Sahrani A (57) dilaporkan hilang saat hendak memasang perangkap ikan (bubu) di kawasan Gunung Karanga, Kelurahan Loa Tebu, Kecamatan Tenggarong. Hingga Rabu (18/2/2026), tim gabungan masih terus melakukan upaya pencarian di sekitar lokasi kejadian.

Berdasarkan laporan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar Matan) Kukar, korban diketahui meninggalkan rumah pada Senin (16/2) sekitar pukul 16.00 Wita. Namun, hingga pukul 22.00 Wita, Sahrani tidak kunjung kembali ke rumah, yang kemudian memicu kekhawatiran pihak keluarga.

Bacaan Lainnya

Kordinator lapangan (Korlab) Damkar Matan Kukar, Ahmad Sudirman, menjelaskan bahwa laporan resmi masuk ke pihaknya pada Selasa (17/2) siang. Setelah menerima laporan dari pihak Kelurahan, tim segera dikerahkan menuju titik koordinat kejadian di RT 03 Loa Tebu.

“Korban pamit hendak memasang bubu ikan. Saat berangkat, korban menggunakan baju lengan pendek berwarna putih abu-abu dan celana panjang,” ujar Ahmad, Rabu (18/2/2026).

Upaya Pencarian

Upaya pencarian hari pertama telah dilakukan pada Selasa sore. Tim gabungan yang terdiri dari Damkar Kukar, Babinsa TNI, Bhabinkamtibmas Polri, Redkar, hingga warga lokal menyisir area perbukitan dan hutan dengan radius sekitar 3 kilometer.

“Setelah laporan masuk pukul 13.30 Wita tim langsung bergerak berkoordinasi dengan warga setempat. Kami melakukan penyisiran hingga pukul 17.30 Wita, namun hasil pencarian hari pertama masih nihil,” jelasnya.

Untuk memaksimalkan pencarian di area yang luas, petugas dibekali peralatan navigasi dan komunikasi khusus. Operasi melibatkan personel gabungan dari Damkar, TNI, Polri, Posko Pemedan Loa Tebu, serta para relawan. Mereka didukung satu unit mobil rescue, dua unit GPS untuk pemetaan lokasi, serta empat unit radio HT guna memperlancar koordinasi di lapangan.

Operasi pencarian dilanjutkan kembali pada hari ini dengan memperluas titik sisir berdasarkan petunjuk terakhir atau jejak yang mungkin ditinggalkan korban di area Gunung Karanga.

Laporan: Nur Fadillah Indah/mediaetam.com

Bagikan:

Pos terkait