Update Pencarian Remaja Tenggelam di Muara Kaman: Diduga Epilepsi Kambuh saat Mandi

Penyisiran BPBD Kukar bersama Basarnas mencari warga yang tenggelam di Sungai di Desa Muara Kaman Seberang, Rabu (18/2/26). (Doc. BPBD Kukar)

MUARA KAMAN – Memasuki hari kedua pencarian, tim SAR gabungan terus berupaya menemukan S (16), remaja perempuan yang dilaporkan tenggelam di perairan Muara Kaman Seberang. Berdasarkan keterangan terbaru, dugaan penyebab korban tenggelam mulai terungkap.

Koordinator Lapangan (Korlap) BPBD Kukar, Eko Suryawinata, menjelaskan bahwa kronologi kejadian bermula saat korban sedang mandi di sungai bersama rekan-rekannya pada Selasa (17/2) sore.

Bacaan Lainnya

“Anak ini sedang mandi di sungai, namun tiba-tiba penyakit epilepsinya kambuh. Temannya melihat kejadian tersebut saat korban berada di pinggir sungai kecil, tepat di area pertemuan muara Sungai Mahakam,” ungkap Eko kepada media, Rabu (18/2/2026).

Sejak dilaporkan hilang hingga Rabu pagi, tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kukar, Basarnas, Damkar setempat, relawan, serta masyarakat sekitar terus menyisir perairan. Menariknya, selain menggunakan speed boat, warga juga menggunakan metode tradisional dalam proses pencarian.

“Pencarian sejak kemarin hingga tadi pagi juga menggunakan mata kail dan unak (alat kait tradisional). Ini dilakukan untuk menjangkau dasar sungai di sekitar lokasi kejadian,” jelas Eko.

Luas area pencarian terus diperlebar mengikuti arus sungai. Berdasarkan kebiasaan warga setempat dan pola arus di kawasan tersebut, penyisiran kini telah mencapai radius yang cukup jauh dari titik awal jatuhnya korban.

“Warga melakukan penyisiran sampai ke kawasan Ulak Besar (lokasi yang sama dengan kapal karam beberapa waktu lalu). Perkiraan jarak penyisiran sudah mencapai kurang lebih 5 kilometer dari TKP,” tutupnya.

Hingga berita ini diturunkan, tim SAR masih berjaga di lapangan dan melakukan pemantauan visual maupun penyisiran air. Kondisi arus sungai dan kedalaman muara menjadi tantangan utama bagi tim dalam upaya menemukan keberadaan korban.

Laporan: Nur Fadillah Indah/mediaetam.com

Bagikan:

Pos terkait