Mediaetam.com, Kukar – Hasil jahe dari Jonggon siap diolah lebih lanjut. Kementerian Koperasi dan UKM (KemenkopUKM) pun telah membangun Rumah Produksi Bersama (RPB) olahan jahe di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Sehingga, jahe pun bisa jadi komoditas unggulan di Kukar.
Sebenarnya, produksi jahe di kawasan ini cukup besar. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kukar Tajuddin mengatakan, kawasan tersebut menghasilkan jahe hingga 852 ton. Hampir 76 persen dari produk Kaltim. Lalu, ada sekitar 200 hingga 300 hektare lahan yang dikelola untuk pertanian jahe.
RPB yang disiapkan pemerintah itu akan dikelola koperasi dan para petani. Juga mendapat nilai tambah jika hasil panennya dikelola. Tajuddin pun menjelaskan, untuk pembangunan RPB berupa pengelolaan jahe di Kukar secara fisik sudah mencapai seratus persen. Pembangunan dilakukan di Desa Jonggon Jaya Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kukar, dengan memanfaatkan dua jenis kepemilikan lahan.
“Yaitu hibah dari warga desa yang saat ini proses hibahnya sudah selesai dan lahan yang masuk dalam kawasan Hak Pengelolaan (HPL) Transmigrasi yang saat ini masih berproses,” sambung dia, pada Sabtu (25/02/2023).
Terkait, sarana dan prasarana produksi RPB, Tajuddin menerangkan ada beberapa peralatan yang harus diimport dari Tiongkok. Kemudian, untuk akses jalan menuju RPB yang dibangun sudah cukup baik. Sedangkan untuk instalasi listrik, masih perlu dilakukan perubahan atau penambahan daya dari pemakaian rumah tangga menjadi kebutuhan industri.
“Kendalanya saat ini spare part untuk penunjangnya belum siap, harus mendatangkan dari Tiongkok. Untuk jaringan internet, kami sudah berkoordinasi dengan pihak Telkom,” ujarnya.
Dirinya berharap, RPB sudah bisa digunakan dan berjalan dengan baik di tahun ini. Sehingga bisa meningkatkan hasil produktivitas, kreativitas, dan inovasi masyarakat. (Indah Hardiyanti)








