Pekan Inovasi dan Kreativitas 2025 Resmi Dibuka, OPD hingga Pemuda Kukar Diajak Tunjukkan Gagasan Terbaik

Penyerahan penghargaan pekan inovasi dan kreativitas oleh Brida Kukar. (Brida Kukar)

TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menggelar Pekan Inovasi dan Kreativitas Tahun 2025, sebuah ajang untuk menjaring gagasan terbaik dari perangkat daerah hingga masyarakat umum. Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari gerakan One Agency, One Innovation, sesuai arahan bupati untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah.

Kabid Inovasi BRIDA Kukar, Murdiyanto, menjelaskan bahwa lomba ini tidak hanya ditujukan bagi perangkat daerah, tetapi juga membuka ruang luas bagi masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Lomba inovasi ini awalnya untuk perangkat daerah. Tapi sekarang kita menyebar, mencari inovasi dari masyarakat desa, pemuda, perempuan, siapa pun. Kami ingin melihat solusi asli dari masyarakat,” ujarnya, Selasa (9/12/25).

Inovasi-inovasi yang muncul nantinya bisa saja menjadi jawaban dari berbagai persoalan yang dihadapi Kukar. “Siapa tahu inovasi-inovasi ini jadi solusi masalah kita di kabupaten,” lanjutnya.

OPD Pemkab Wajib Ikut

Tahun ini terdapat sekitar 10 kategori lomba. Dari sisi perangkat daerah, seluruh OPD diwajibkan mengikuti kompetisi ini melalui perjanjian kinerja. “Semua OPD dilibatkan. Ada perjanjian kinerja antara bupati dan kepala perangkat daerah. Satu OPD wajib minimal satu inovasi,” jelas Murdiyanto.

Terkait bentuk inovasi yang diharapkan, ia mencontohkan inovasi-inovasi dari tahun sebelumnya yang terbukti memberi dampak langsung. “Ada inovasi di Kecamatan Muara Jawa yang mengangkat harga kepiting dari Rp50 ribu jadi Rp150 ribu. Itu contoh kreativitas yang dekat dengan kebutuhan masyarakat,” bebernya.

Sementara itu, dari sektor kepemudaan, Dispora Kukar juga aktif mendorong organisasi pemuda agar ikut berkompetisi. Kabid Kepemudaan Dispora Kukar, Dery Wardhana menyebut bahwa kategori pemuda kini semakin diminati.

“Dua tahun terakhir kategori pemuda ada terus. Tahun ini sudah ada dua pemuda atau satu organisasi yang mendaftar,” katanya.

Dery berharap jumlah peserta dari pemuda semakin banyak, apalagi waktu pendaftaran telah diperpanjang hingga 31 Desember.

“Masih ada kesempatan. Semoga organisasi pemuda lain mau ikut. Lomba ini bisa tembus sampai nasional,” tambahnya.

Menurut Dery, inovasi adalah salah satu indikator kemajuan organisasi pemuda. “Organisasi itu terlihat maju dari inovasinya. Apalagi sekarang banyak kompetisi sampai tingkat nasional. Pemuda Kukar sebenarnya banyak yang punya potensi, hanya saja informasinya kadang belum sampai,” ujarnya.

Potensi pemuda tidak hanya berada di satu bidang. “Potensinya banyak, ada yang di ketahanan pangan, pendidikan, seni budaya, sampai teknologi informasi. Dari kecamatan-kecamatan juga banyak peluang,” tutupnya.

Tentang Lomba

Untuk kategori perlombaan, Pekan Inovasi dan Kreativitas 2025 mencakup dua kelompok besar: Perangkat Daerah dan Kategori Umum.

Kategori Perangkat Daerah meliputi Dinas/Badan/RSUD, Kecamatan, Kelurahan, dan Puskesmas.

Sementara Kategori Umum meliputi Pemerintah Desa/BUMDes, BUMD, Pendidikan, Petani/Nelayan, hingga Perempuan, Difabel, Mahasiswa, dan Pemuda.

Seluruh inovasi diajukan dalam bentuk proposal dan diunggah melalui laman inovasi.kukarkab.go.id. Batas akhir pengiriman proposal adalah 31 Desember 2025 pukul 23.59 WITA.

Bagi peserta umum yang belum memiliki akun, pendaftaran tersedia melalui menu registrasi pada laman tersebut.

Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui:

Masriel Yunanda – 0812 5814 374

Murdiyanto – 0852 2004 5427

Peserta juga dapat datang langsung ke Bidang Inovasi dan Teknologi BRIDA Kukar.

Penulis: Nur Fadillah Indah/mediaetam.com

Bagikan:

Pos terkait