TENGGARONG – Sejumlah pintu masuk menuju kawasan Stadion Aji Imbut kini tak lagi sebebas sebelumnya. Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara menutup beberapa jalur untuk beberapa tujuan.
Kadispora Kukar, Aji Ali Husni, menjelaskan bahwa kebijakan ini diambil bukan tanpa alasan. Fasilitas di Stadion Aji Imbut memerlukan biaya perawatan besar sehingga keamanan wilayah harus lebih terkontrol.
“Beberapa jalur masuk kami tutup untuk menjaga keamanan kawasan, karena seluruh bangunan dan fasilitas di Stadion Aji Imbut berstandar nasional dan membutuhkan biaya perawatan yang cukup besar,” ungkap Aji Ali Husni, Selasa (25/11/25).
Sebelum aturan diterapkan, Dispora Kukar sudah melakukan sosialisasi dengan mengundang perangkat desa, pihak kecamatan, hingga tokoh masyarakat. Ia menegaskan penutupan ini tidak bersifat mutlak.
“Penutupan bukan berarti akses ditutup total. Dalam kondisi darurat, masyarakat tetap bisa masuk dengan menghubungi petugas yang berjaga,” tegasnya.
Jam Operasional Stadion Aji Imbut
Saat ini, jam operasional stadion dibuka mulai pukul 06.00 hingga 23.00. Jam tutup dipilih berdasarkan keterbatasan jumlah petugas keamanan akibat pengurangan anggaran.
“Berkurangnya tenaga satpam membuat jangkauan pengamanan menyempit sehingga beberapa akses perlu dikontrol ketat,” jelas Aji Ali.
Dispora Kukar juga mempertimbangkan pengurangan jam operasional hingga pukul 22.00 demi pengawasan yang lebih efektif.
Meski ada pembatasan, Aji Ali bersyukur masyarakat tetap mendukung kebijakan ini. Penggunaan di luar jam operasional tetap diperbolehkan selama melalui koordinasi dengan petugas lapangan.
“Alhamdulillah masyarakat memahami kondisi ini dan mendukung. Mereka juga tetap diberi kesempatan menggunakan fasilitas di luar jam operasional, asalkan berkoordinasi dengan petugas,” tutupnya.
Penulis: Nur Fadillah Indah/mediaetam.com








