Mediaetam.com, Samarinda – Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda Abdul Rofik menegaskan pentingnya peningkatan sektor pertanian dan kebijakan yang berpihak pada petani sebagai upaya dalam mewujudkan ketahanan pangan di Kota Samarinda.
Ia mengatakan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan petani, pemerintah perlu memberikan dukungan, termasuk pemenuhan kebutuhan dasar, akses pembiayaan, dan pelatihan untuk meningkatkan keterampilan petani.
Menjawab persoalan tersebut Rofik mengatakan pentingnya inovasi dan kerja sama yang baik, sehingga masyarakat dapat menikmati pasokan pangan yang cukup, berkualitas, dan terjangkau.
“Dengan kerja sama yang baik, kita dapat mencapai ketahanan pangan yang berkelanjutan di Kota Samarinda. Inovasi dan kebijakan yang berpihak pada petani dan masyarakat agraris akan memberikan dampak positif dalam menghadapi tantangan sektor pangan,” ucapnya (23/5/2023)
Ia menyebutkan Dinas Pertanian Kota Samarinda sebagai Leading sektor mempunyai andil besar dalam hal ini sehingga mereka harus memahami kebijakan terkait pangan dan bekerja keras dalam mengimplementasikannya.
Untuk itu Rofik menegaskan pentingnya peranan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dan Dinas Pertanian Samarinda dalam mengembangkan sektor pangan.
“Pemkot Samarinda dan Dinas Pertanian Samarinda perlu bekerja sama terkait untuk mengembangkan strategi inovatif guna meningkatkan produksi pangan dan menjaga ketahanan pangan masyarakat,” terangnya
Rofik menilai dengan adanya inovasi yang tepat, diharapkan Kota Samarinda dapat mengatasi permasalahan kelangkaan pangan dan inflasi pangan karena inovasi menjadi kunci penting untuk menciptakan solusi yang berkelanjutan.
“Artinya, jika suatu lahan telah ditetapkan sebagai lahan pertanian, maka tidak boleh diubah menjadi lahan pertambangan atau pemukiman tanpa melalui keputusan presiden. Ini bukan hal yang main-main. Pemerintah Kota Samarinda ini sudah melakukan inovasi-inovasi. Kita juga sudah sepekat mengenai Perda LP2B,” tandasnya. (Adv/DPRD Samarinda)







