Mediaetam.com, Kukar – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) alokasikan anggaran untuk peningkatan jalan sebesar Rp 454 miliar, dengan target dan pembangunan infrastruktur jalan sepanjang 78 KM.
Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kukar, Vanesa Vilna melalui Sub Koordinasi Infrastruktur Wilayah Donny Adiansyah mengatakan peningkatan dan pembangunan infrastruktur jalan di Kukar dilakukan, salah satunya sebagai upaya memajukan peningkatan ekonomi masyarakat dan memudahkan akses jalan.
“Peningkatan jalan di tahun ini terdiri dari pembangunan jalan sekitar 6,33 KM, dan pemeliharaan jalan sekitar 71,84 KM,” ucap Sub Koordinasi Infrastruktur Wilayah, Donny Adiansyah. Rabu, (31/5/2023).
Dijelaskannya, pembangunan dan peningkatan jalan tersebut dimulai dari jalan yang dulunya tanah, kemudian ditingkatkan menjadi agregat atau pengerasan. Sedangkan, untuk pemeliharaan jalan dilakukan pemantapan di jalan-jalan yang sudah dibangun namun belum maksimal.
“Tujuannya peningkatan dan pemeliharaan jalan ini, tentunya agar akses jalan untuk masyarakat lebih mudah,” ujarnya.
Peningkatan infrastruktur jalan tersebut tersebar di beberapa zona di Kukar, yaitu di zona hulu, tengah dan pesisir. Untuk alokasi anggaran yang disiapkan untuk peningkatan jalan sekitar Rp 454 miliar. Dengan target kemantapan jalan mencapai 64,22 persen. Dikatakannya, target tersebut hanya untuk APBD murni. Jika ditambah dengan APBD perubahan, nantinya pemantapan jalan persentasenya akan bertambah juga.
“Kegiatan infrastruktur jalan ini dikerjakan oleh dinas pekerjaan umum tahun ini sangat banyak yang dikerjakan dan sudah ada yang mulai berjalan,” ungkapnya.
Menurut Donny, infrastruktur jalan merupakan akses yang penting dalam menghubungkan antar desa, desa ke kecamatan, hingga kecamatan ke kabupaten. Dengan demikian, jalan yang baik bisa mempermudah akses masyarakat dan tentunya akan berdampak positif untuk kemajuan ekonomi masyarakat Kukar.
“Jalan atau infrastruktur yang baik tentu akan sangat berdampak positif bagi masyarakat. Selain itu juga mendukung pendistribusian barang dan jasa menjadi lebih mudah. Jadi infrastruktur jalan ini memang perlu diperhatikan,” pungkasnya. (Indah Hardiyanti)








