TENGGARONG – Aksi pencurian kembali meresahkan warga Tenggarong Seberang. Sebuah rumah di RT 31, Blok B, L3, dilaporkan dibobol maling pada Kamis (25/12/2025) dini hari, bertepatan dengan perayaan Hari Raya Natal.
Peristiwa itu diketahui sekitar pukul 05.00 Wita, saat adik pemilik rumah terbangun dan mendapati sebuah mesin pemotong kayu (chainsaw) milik keluarga telah raib. Barang tersebut diketahui merupakan peninggalan almarhum ayah korban.
Pemilik rumah, Herlina, mengatakan setelah mengetahui chainsaw-nya hilang, keluarga langsung memeriksa seluruh bagian rumah. Dari pengecekan itu, mereka mendapati dua tabung gas LPG juga tidak lagi berada di tempatnya.
“Pintu belakang rumah dalam keadaan terbuka. Di sekitar situ juga terlihat jejak kaki orang yang diduga pelaku,” ujar Herlina.
Ia menduga pelaku masuk melalui bagian belakang rumah yang terhubung langsung dengan jalan poros. Hal itu membuat pelaku diduga cukup memahami situasi lingkungan sekitar, termasuk waktu dan kondisi penjagaan pos ronda.
“Malingnya lewat belakang, tembus ke jalan poros. Sepertinya sudah tahu situasi,” katanya.
Bukan Kejadian Pertama
Kejadian ini menambah kekhawatiran warga setempat. Pasalnya, aksi serupa sebelumnya juga dilaporkan terjadi di RT 32 yang letaknya berdekatan. Salah seorang warga, Rohimah, mengaku pernah kehilangan sejumlah barang, mulai dari aki, tabung gas LPG, hingga perangkat sound system.
Bagi Herlina, hilangnya mesin senso tersebut bukan sekadar kerugian materi. Alat itu memiliki nilai emosional karena merupakan peninggalan orang tua mereka.
“Mesin itu kenangan dari almarhum ayah saya. Kami sangat berharap bisa ditemukan kembali,” ungkapnya.
Atas kejadian tersebut, pihak keluarga berencana melaporkan kasus pencurian ini ke Polsek Tenggarong Seberang agar segera ditindaklanjuti.
“Kami berharap aparat kepolisian bisa merespons cepat agar kejadian serupa tidak terulang dan warga merasa lebih aman,” tutup Herlina.
Penulis: Nur Fadillah Indah/mediaetam.com








