Saat Zumba Jadi Tren Pilkada 2024 di Kukar

Saat komisioner membahas metode pilkada di Kukar
Saat komisioner membahas metode pilkada di Kukar

Kutai Kartanegara – Kampanye tatap muka dan dialog langsung masih menjadi pilihan utama dalam tahapan Pilkada 2024 di Kutai Kartanegara (Kukar), dengan 76% pasangan calon (paslon) menggunakan metode ini untuk menjangkau pemilih. Sementara itu, pertemuan terbatas menempati posisi kedua dengan 18%. Namun, tren baru mencuri perhatian: kampanye berbasis olahraga Zumba, yang mencatat angka 3,4%.

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran serta Data dan Informasi Bawaslu Kukar, Hardianda, mengakui bahwa Zumba sebagai metode kampanye cukup mengejutkan. “Kami tidak menyangka metode seperti ini bisa mendapat porsi yang signifikan. Zumba menjadi pendekatan baru yang banyak digunakan oleh paslon untuk menarik perhatian pemilih,” ungkap Hardianda.

Ia menjelaskan bahwa pendekatan ini berbeda dari kampanye tradisional seperti rapat umum, kegiatan sosial, atau kunjungan ke pasar. “Kali ini, Zumba masuk sebagai pilihan ketiga, menciptakan suasana kampanye yang segar dan berbeda,” tambahnya.

Penggunaan Zumba dalam kampanye tidak hanya menjadi inovasi, tetapi juga menunjukkan kreativitas paslon dalam menyelaraskan kebugaran dan hiburan untuk meningkatkan interaksi dengan masyarakat. Aktivitas ini memungkinkan paslon menjalin kedekatan dengan pemilih melalui pendekatan santai dan menyenangkan.

Fenomena ini menandai perubahan dalam strategi kampanye politik di Kukar, di mana kreativitas memainkan peran penting dalam meraih simpati dan dukungan masyarakat. (Nur Fadillah Indah/Mediaetam.com)

 

Bagikan:

Pos terkait