TENGGARONG – Memasuki pengujung November, serapan anggaran Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) masih kecil. Kepala Dinas PU Kukar Wiyono mengatakan, serapan anggaran Dinas PU baru mencapai di kisaran angka 38 persen.
Kepala Dinas PU Kukar Wiyono menjelaskan, dalam pelaksanaan anggaran perubahan 2023. Selain persoalan waktu yang terbilang sangat singkat. Lalu, besarnya anggaran yang diterima juga menjadi persoalan pihaknya saat ini. Dimana dalam tempo tiga bulan pihaknya untuk APBD-Perubahan memperoleh sekitar Rp 500 Miliar.
“Untuk serapan sendiri sejauh ini Dinas PU, relatif kecil masih di angka 38%. Namun kami masih berusaha maksimal dimana kami menargetkan untuk penyerapan bisa mencapai di angka 80-90 persen,” ungkapnya.
Lanjut Wiyono, persoalan serapan ini memang diakui pihaknya tidak mudah, apalagi pada umumnya terjadi penumpukan pekerjaan di November dan Desember. Sehingga secara administrasi pun mengalami persoalan karena terkejar waktu.
Oleh karena itu diakuinya kedepan pihaknya akan merubah sistem pekerjaan yang ada di APBD-P agar apa yang menjadi kendala dalam penyerapan dapat teratasi.
“Kedepan sistemnya akan kita rubah, yang biasanya terjadi penumpukan di November dan Desember akan kita buat menjadi lebih cepat dengan sistem dibagi. Jadi pekerjaan yg bisa selesai sebelum November bisa segera diserap,” tutupnya. (rm6)








