Serunya Race Ketinting ke-4 di Loa Kulu Kota

Kades Loa Kulu Kota memulai lomba race ketinting di sungai mahakam menggunakan bendera (DILLA)
Kades Loa Kulu Kota memulai lomba race ketinting di sungai mahakam menggunakan bendera (DILLA)

TENGGARONG – Desa Loa Kulu Kota kembali bikin heboh lewat Lomba Ketinting 2025 yang jadi ajang ke-4 tahun ini.

Balapan perahu khas nelayan Mahakam itu digelar 5–7 September di Taman Desa Loa Kulu Kota dengan total hadiah mencapai Rp48,3 juta.

Bacaan Lainnya

Kepala Desa Loa Kulu Kota, Mohamad Rizali menyampaikan kalau lomba ini jadi penutup dari rangkaian Festival Budaya.

“Sebelumnya kita sudah adakan sedekah Mahakam, lepas 3.000 bibit ikan patin ke sungai, lomba mancing udang galah, sampai kampanye jaga kelestarian sungai Mahakam. Semua ini kita lakukan bareng nelayan tradisional,” jelasnya.

Ada tiga kelas yang diperlombakan, mulai dari kelas 500 CC Piston 94, kelas 230 CC Piston 15, hingga kelas 460 CC perahu fiber nelayan lokal. Tahun ini, tercatat 26 peserta ikut meramaikan, datang dari berbagai daerah seperti Malinau, Kubar, Tenggarong, Anggana, hingga Kaltara.

Selain lomba ketinting, festival juga sempat menghadirkan lomba menyumpit yang bahkan menarik turis asal Prancis. Beragam kesenian daerah juga tampil, mulai dari tari Dayak, Kutai, Jawa, Jaipong, hingga Toraja.

“Antusias warga luar biasa, banyak yang sampai beli alat menyumpit karena penasaran,” tambah Rizali.

Lewat kegiatan ini, pemerintah desa Loa Kulu Kota berharap bukan cuma melestarikan budaya, tapi juga memberi dampak positif bagi ekonomi lokal.

“Target utama kita angkat kearifan lokal sekaligus dorong ekonomi mikro masyarakat,” pungkasnya.

Nur Fadillah Indah/mediaetam.com

Bagikan:

Pos terkait