TENGGARONG – Melalui rembug paripurna yang digelar di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Tenggarong, Edi Damansyah resmi ditetapkan sebagai Ketua Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kutai Kartanegara (Kukar) periode 2025–2030. Penetapan dilakukan secara aklamasi oleh perwakilan KTNA dari seluruh kecamatan se-Kukar.
Dalam sambutannya, Edi menyampaikan bahwa KTNA merupakan mitra strategis pemerintah daerah dalam pengembangan sektor pertanian, perikanan, dan peternakan. Ia menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) para petani dan nelayan demi mendukung ketahanan pangan di daerah.
“KTNA Kukar telah berkontribusi besar dalam pembangunan sektor pertanian dalam arti luas. Ke depan, kita perlu lebih fokus pada pembinaan dan penguatan SDM agar program pangan, baik nasional maupun daerah, bisa tercapai dengan maksimal,” ujar Edi.
Ia juga menyoroti peran aktif Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) yang selama ini telah menunjukkan kontribusi signifikan dalam pelaksanaan program pertanian di Kukar. Edi menegaskan, penguatan SDM menjadi program prioritas jangka pendek dan menengah dalam masa kepemimpinannya.
Dalam kesempatan tersebut, Edi menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada seluruh KTNA tingkat kecamatan atas dukungan yang telah diberikan. Menurutnya, kerja nyata banyak dimulai dari tingkat bawah.
“Saya siap memimpin, tapi ujung tombak sesungguhnya adalah KTNA Kecamatan. Mereka yang langsung bersentuhan dengan para petani dan nelayan di lapangan,” jelasnya.
Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kukar, Muhammad Taufik, turut mengapresiasi terpilihnya Edi Damansyah. Ia menilai, aklamasi ini mencerminkan kepercayaan penuh dari para pelaku utama sektor pertanian di Kukar terhadap kepemimpinan Edi.
“Ini bukti nyata bahwa para petani, nelayan, dan peternak percaya pada komitmen beliau dalam memajukan pertanian di Kukar. Kami di dinas akan terus memperkuat sinergi dengan KTNA sebagai mitra pembangunan,” ungkapnya.
Rembug paripurna ini diikuti oleh seluruh perwakilan KTNA Kecamatan yang secara bulat menyepakati Edi Damansyah sebagai ketua untuk lima tahun mendatang.
Nur Fadillah Indah/mediaetam.com








