Siap-Siap Ada Pabrik Bahan Peledak di Samboja

Groundbreaking pabrik bahan peledak di Samboja (Foto Adpim Pemprov Kaltim)
Groundbreaking pabrik bahan peledak di Samboja (Foto Adpim Pemprov Kaltim)

SAMBOJA – Pabrik bahan peledak bakal dibangun di Samboja. Nilai investasi pabrik ini mencapai 50 juta dolar Amerika.

Melansir dari laman Pemprov Kaltim, Asisten Perekonomian Administrasi Pembangunan Kaltim Ujang Rachmad berharap pembangunan pabrik oleh PT Asa Karya Multipratama bermanfaat bagi masyarakat Kaltim khususnya warga lokal di wilayah Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara.

“Kami yakin dan percaya dibangunnya pabrik ini memberikan manfaat besar bagi Indonesia, terutama masyarakat Kaltim,” harap Ujang Rachmad ketika peresmian dimulainya pembangunan pabrik PT Asa Karya Multipratama ditandai peletakan batu pertama pembangunan (groundbreaking) oleh Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, di Kelurahan Karya Merdeka, Kecamatan Samboja Barat, Sabtu (7/10/2023)

Menurut Ujang, pembangunan pabrik dengan nilai investasi mencapai 50 juta dolar Amerika itu dan TKDN mencapai 70 persen, kedepannya dapat mengurangi import bahan peledak di Indonesia.

“Selama ini kan kita import bahan peledak. Adanya pabrik di Kaltim ini, diharapkan kita bisa memenuhi kebutuhan dalam negeri dan mengurangi import bahan peledak,” katanBagi Ujang, pembangunan pabrik sebagai bukti investasi di Kaltim juga terus bergerak. Ketika investasi bergerak maju, lanjutnya, pertumbuhan ekonomi juga akan meningkat.

Apabila pertumbuhan ekonomi meningkat, sambung Ujang, maka kesejahteraan masyarakat diyakini juga akan baik.

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo ketika groundbreaking mengatakan PT AKM sudah puluhan tahun beraktivitas di Indonesia. Selanjutnya, ketika dibangun pabrik di Samboja ini, sebagai bentuk dukungan dan kontribusi perusahaan atau investor menyukseskan Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Dukungan itu, tentunya akan berdampak pada ekonomi masyarakat lokal. Terpenting lagi, mendukung kesiapan pertahanan keamanan negara melalui produk yang dihasilkan,” jelasnya.

Sebelumnya, Presiden Direktur PT Asa Karya Multipratama Deden Kurdinawan menjelaskan lahan yang akan digunakan seluas 18 hektare meliputi pabrik booster, pabrik detonator, gudang penyimpanan hasil bahan peledak, gudang bahan baku, sampai tempat pengetesan bahan peledak.  (Redaksi)

Bagikan:

Pos terkait