TENGGARONG – Para kelompok nelayan meminta kepada bupati untuk dilatih membuat badan ketinting atau perahunya sendiri. Sehingga tidak mencari keluar daerah.
“Jadi tidak membeli lagi di tempat lain. Pilihlah beberapa orang dari kelompok yang bisa menguasai bidang pertukangan untuk mengikuti pelatihan,” ucap Abdul Wahab dari Kelompok Nelayan Loa Tebu Jaya.
Bupati Edi Damansyah pun menegaskan kepada Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Kukar agar segera menindaklanjuti untuk melakukakan pelatihan membuat badan ketinting atau perahu. Sehingga para anggota kelompok mempunyai keahlian dan kegiatan sampingan selain menjadi nelayan.
“Silahkan kelompok ini diidentifikasi semua anggota kelompoknya yang memang jiwanya menjadi tukang pembuat badan ketinting atau perahunya. Jika tidak ada jiwanya di sana silahkan ikuti pelatihan. Namun jika tidak ada jiwanya percuma dilatih akhirnya tidak menekuni itu. Untuk itu silahkan kumpulkan orang-orangnya, kemudian dilatih hingga bisa membuat dan berhasil,” tuturnya.
Anggota kelompok harus warga prasejahtera sehingga bisa dibina dan mendapatkan bantuan. Melalui RT dan Lurah agar bisa mengecek kembali dan bisa melibatkan warga tersebut dalam kelompok.
Dia sangat berharap partisipasi semua pihak, baik yang sudah terbentuk maupun belum, agar RT dan lurah benar-benar memperhatikan warganya. Karena bantuan hanya diberikan kepada kelompok bukan perorangan.
Sementara, Kepala DKP Kukar Muslik mengatakan, akan segera mempersiapkan pelatihan bagi para nelayan yang ada di Kelurahan Loa Tebu dan Mangkurawang. “Pelatihan ini akan sangat berguna bagi mereka, kegiatan nelayan tidak dilakukan terus-menerus, akan ada jedanya. Saat ada waktunya mereka akan bisa melakukan kegiatan pertukangan untuk membuat perahu,” kata Muslik.
Selanjutnya, akan direncanakan pelatihan bagi nelayan di Kukar termasuk bagaimana mengembangkan perahu-perahu yang ada dengan menggunakan bahan fiber, akan mendatangkan pelatih dari orang-orang yang sudah mahir dalam pembuatannya. (advertorial)








