Siswo Cahyono Apresiasi Program Beasiswa 1000 Guru Sarjana

Wakil Ketua III DPRD Kukar, Siswo Cahyono. (Indah, Mediaetam.com)
Wakil Ketua III DPRD Kukar, Siswo Cahyono. (Indah, Mediaetam.com)

Mediaetam.com, Kukar – Wakil Ketua III DPRD Kukar, Siswo Cahyono mengapresiasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) yang telah membuka kembali pendaftaran Beasiswa 1000 Guru Sarjana.

Diketahui, program Beasiswa 1000 Guru Sarjana tahap dua akan dibuka kembali pada September ini. Dengan target 800 orang penerima beasiswa tersebut pada 2023. Bahkan, Pemkab Kukar telah menggelontorkan anggaran pada APBD 2023 sebesar Rp 4,4 miliar.

Hal tersebut pun mendapat apresiasi positif dari Wakil Ketua III DPRD Kukar, Siswo Cahyono. Menurutnya, DPRD Kukar sebagai mitra Pemkab Kukar akan terus mendukung program kerja pemerintah daerah, terutama dalam meningkatkan pendidikan dengan pemberian beasiswa.

“Program ini tentunya akan sangat membantu anak-anak didik di Kukar, untuk melanjutkan pendidikannya ke jenjang kuliah,” ucap Wakil Ketua III DPRD Kukar, Siswo Cahyono. Rabu, (6/9/2023).

Selain itu, Siswo menilai Kabupaten Kukar ini kaya. Namun masih banyak anak-anak yang hanya lulusan SMA dan tidak cukup mampu untuk melanjutkan ke jenjang perkuliahan.

“Dengan Program beasiswa 1000 guru sarjana ini pastinya akan terbantu dalam pembiayaannya, jadi tidak ada lagi yang bingung mikirin biaya kuliah,” ujarnya.

Untuk itu, Siswo meminta kepada Pemkab Kukar terkhusus bagian Kesra agar melakukan pendataan yang akurat dan valid. Sehingga program ini bisa tepat sasaran dan dimanfaatkan dengan baik.

“Pada prinsipnya DPRD sangat mendukung program pemerintah termasuk program beasiswa ini. Tapi kami minta untuk dilakukan verifikasi pendataan yang valid sesuai kriterianya. Karena terkadang beasiswa ini tidak mengcover secara keseluruhan, yang besar itu justru bukan biaya pendidikan tapi biaya hidup,” tuturnya.

Terlebih jika mahasiswa tersebut berkuliah di luar daerah, jika dibandingkan antara biaya pendidikan dengan biaya hidup itu besarnya di biaya hidup. Sementara beasiswa itu diberikan untuk yang berkaitan dengan administrasi kuliah.

“Mungkin nanti bisa juga diberikan bantuan biaya misalnya biaya kos, makan dan lain-lainnya. Yang terpenting program ini sangat diharapkan bisa mencapai target yang ditetapkan dan tepat sasaran,” tutupnya. (Indah Hardiyanti)

Bagikan:

Pos terkait