Tim Hukum Edi-Rendi Buka Posko Layanan Kecurangan Pilkada 2024

Tim Kuasa Hukum saat peluncuran Posko Pengaduan Kecurangan Pilkada Kukar 2024, beberapa waktu lalu. [Nur Fadillah Indah/Mediaetam.com]
Konferensi Pers tim Hukum Edi-Rendi (Nur Fadillah Indah)

Kutai Kartanegara – Tim Hukum pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kutai Kartanegara nomor urut 01  Edi-Rendi mengumumkan pembentukan Posko Layanan Kecurangan Pilkada Kukar 2024.

Hal ini mereka sampaikan dalam konferensi pers, yang juga diselenggarakan untuk menyikapi berbagai isu yang berkembang menjelang Pilkada 2024 di Kutai Kartanegara. Konferensi pers ini diadakan sebagai langkah awal untuk memberikan klarifikasi terkait isu-isu yang dianggap merugikan dan menyesatkan publik mengenai pasangan calon mereka.

Ketua Tim Hukum Erwinsyah, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa berbagai isu yang beredar telah mencemarkan nama baik pasangan Edi-Rendi.

“Kami merasa bahwa pasangan calon kami telah disudutkan dan dizholimi. Oleh karena itu, kami hadir di sini untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat dan merespon berbagai isu yang berkembang,” ujar Erwinsyah.

Selain itu, soal pembentukan posko, mereka bertujuan untuk mengumpulkan data terkait dugaan kecurangan yang terjadi selama proses kampanye hingga pemungutan suara. Posko ini akan berada di DPC PDI Perjuangan Kukar dan beberapa kecamatan yang dianggap rawan terjadinya kecurangan.

Posko ini dipimpin Supardi, yang bertanggung jawab sebagai koordinator, dengan bantuan Tim Direktorat Hukum dan Badan Bantuan Hukum (BBH) PDI Perjuangan. Lalu Sopian sebagai Direktorat Hukum untuk memastikan setiap laporan terkait kecurangan bisa segera ditindaklanjuti.

“Kami membuka posko ini sebagai langkah konkret untuk memantau dan mengatasi segala bentuk kecurangan yang mungkin terjadi. Semua laporan yang masuk akan kami verifikasi dan tindak lanjuti,” jelas Erwinsyah.

Tim hukum berharap posko ini dapat menjadi saluran bagi masyarakat dan relawan untuk melaporkan setiap indikasi kecurangan yang terjadi di lapangan.

“Posko ini akan menjadi pusat informasi bagi tim dan relawan kami untuk memastikan jalannya pilkada di Kutai Kartanegara berjalan secara adil dan transparan,” tambah Erwinsyah.

Dengan langkah ini, Tim Hukum pasangan Edi-Rendi berharap dapat mengedukasi publik tentang pentingnya integritas dalam pilkada, sekaligus membangun kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi yang tengah berlangsung. (Nur Fadillah Indah/Mediaetam.com)

Bagikan:

Pos terkait