Mediaetam.com, Samarinda – Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Timur Baharuddin Demmu menyerahkan bantuan mesin penggiling padi. Dia menyerahkan bantuan ini kepada kelompok tani di pabrik penggilingan padi UD Dewi Sri, L3 Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara pada, Senin (24/7/23).
Baharuudin demmu mengungkapkan, penyerahan Bantuan mesin penggiling padi ini merupakan bentuk realisasi terhadap aspirasi kelompok tani setempat .
“Iya Alhamdulilah, ini sebenarnya saya menepati janji setahun lalu. Saya pernah melakukan reses disini Desa L3 bangun Rejo. Kebetulan yang diusulkan kepada saya oleh kelompok tani setempat adalah mesin penggiling padi,” ungkap Baharuddin Demmu.
Politisi PAN ini melanjutkan, yang mengajukan aspirasi adalah Kelompok Tani Rawa Makmur. Dia pun menyerahkan satu unit mesin penggiling padi Merk Crown.
Politisi Partai Amanat Nasional itu juga mengatakan bahwa, ada sekitar 25 kelompok tani di daerah tersebut yang benar-benar membutuhkan mesin penggiling padi berkualitas. Apalagi para petani mendistribusikan hasil panennya sebagian besar untuk memenuhi kebutuhan beras di wilayah Kukar dan Samarinda.
“Saya berharap kedepan ini dapat memberikan motivasi bagi petani setempat untuk terus menanam padi. Karena kebetulan sudah ada pabrik di daerah ini yang siap menampung hasil pertanian mereka untuk siap dijual,” tutupnya .
Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Rawa Makmur Nasir juga mengungkapkan rasa syukur atas penyerahan bantuan mesin penggilingan padi terhadap kelompok tani setempat .
“Saya mengucapkan terima kasih kepada bapak Baharuddin Demmu yang telah merealisasikan bantuan mesin penggilingan padi ini. Semoga penyerahan bantuan mesin penggilingan ini mampu menjadi alat untuk meningkatkan kemakmuran kelompok tani disini,” harap Nasir .
Selanjutnya, Kamini pemilik pabrik penggilingan padi UD.Dewi Sri di Desa L3 Bangun Rejo juga mengungkapkan rasa terima kasih atas bantuan mesin penggilingan padi tersebut .
“Saya merasa bahagia dan terharu karena dengan adanya bantuan mesin penggilingan padi otomatis ini akan mampu meningkatkan kualitas maupun kuantitas produksi penggilingan padi oleh hasil petani setempat untuk siap dijual,” ungkapnya .
Saat ditanya terkait hasil yang dapat diproduksi pabrik penggilingan beras tersebut, sebelum adanya bantuan mesin penggilingan padi otomatis. Kamini mengungkapkan bahwa, sehari dapat memproduksi 5 Ton beras dengan menggunakan metode penggilingan padi secara manual tanpa menggunakan mesin penggilingan padi otomatis.
“Namun para pekerja di pabrik ini masih mengalami kendala terkait pengoperasian mesin penggilingan padi otomatis tersebut. Sehingga masih perlu untuk mempelajari agar dapat mengoperasikannya agar dapat digunakan secara optimal,” tutupnya.








